Breaking News:

Operasi Illegal Mining, Polda Jambi Sita 11 Alat Berat dan Emas Hampir 1 Kg dari 31 Tersangka

Tepat pada Sabtu, 29 Mei 2021 lalu, tim gabungan berhasil mengamankan dua alat berat jenis eksavator didalam kawasan hutan produksi batang uleh kelomp

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/darwin sijabat
Empat dari lima alat berat yang disembunyikan di semak semak dalam wilayah hukum Polres Merangin berhasil dievakuasi di Mapolsek Bangko. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim Gabungan Polda Jambi dan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi kembali gelar operasi penindakan aktivitas Illegal Mining di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.

Tepat pada Sabtu, 29 Mei 2021 lalu, tim gabungan berhasil mengamankan dua alat berat jenis eksavator didalam kawasan hutan produksi batang uleh kelompok hutan Merangin alai, di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, yang digunakan sebagai alat untuk aktifitas tindak pidana Illegal Mining.

Direskrimsus Polda Jambi, melalui Kasudit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Andi Muhamad Ichsan mengatakan dua alat berat tersebut dipakai untuk kegiatan Iligal Mining di kawasan hutan, seluas 1 hektare di wilayah Batu Kerbau, Kabupaten Bungo.

" Kita ini tim gabungan, dan dipimpin oleh Dirreskrimsus," kata Andi, Rabu (2/6/2021).

"Kita sita dua alat berat, yang dipakai di hutan seluas area kurang lebih 1 hektar dilokasi tersebut," bilangnya.

Andi menjelaskan, selama kepemimpinan Kapolda Jambi Irjen Pol A Rahmad Wibowo, pihaknya telah berhasil mengamankan 11 alat barat jenis Eksavator, dengan 22 perkara dan 31 orang tersangka.

Untuk 11 Unit alat berat tersebut terdiri dari 1 Unit di Polres merangin yang saat ini kasusnya sudah P21, 5 Unit di Polres Merangin dan tengah melakukan penelusuran siapa yang pemilik alat berat tersebut.

Dan 3 Unit alat berat di polres Merangin dalam proses sidik. Dan baru ini Polda Jambi berhasil mengamankan 2 Unit alat berat di Batu Kerbau, Kabupaten Bungo. Selain itu, Barang bukti emas yang berhasil diamankan dari seluruh penangkapan ilegal mining yakni sebanyak 722,6 Gram dan uang tunai Rp 125.240.000.

"Dan sekarang dua alat berat yang baru berhasil diamankan dititipkan di Polres Bungo. Untuk para pelaku yang berada di Polda masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutupnya.

Saat ini, tim gabungan tegah menyelidiki apakah ada keterlibatan oknum dalam kasus ilegal mining tersebut.

"Nanti takutnya kita menyebutkan keterlibatan Oknum, tau-tau nya tidak ada ada, namun menyangkut pribadi seseorang," tutupnya.

Baca juga: Dana Bansos Covid-19 di Muarojambi Belum Terealisasi, Terkendala Ini

Baca juga: Pencarian Masih Berlangsung, 150 Orang Lebih Turun Cari Dua Korban Tenggelam di Sungai Pengabuan

Baca juga: Aulia DA Ungkap Keinginan Berduet dengan Kekasih

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved