Wakil Gubernur Kaltim Tetap Gelar Resepsi Pernikahan Putrinya Saat Pandemi, 2.000 Tamu Bakal Datang
Walau di tengah pandemi Covid-19, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi Mulyadi menggelar resepsi pernikahan putrinya
Wakil Gubernur Kaltim Tetap Gelar Resepsi Pernikahan Putrinya Saat Pandemi, 2.000 Tamu Bakal Datang
TRIBUNJAMBI.COM - Walau di tengah pandemi Covid-19, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi Mulyadi menggelar resepsi pernikahan putrinya di ballroom satu hotel di Samarinda, Rabu (26/5/2021).
Sekitar 2.000 diperkirakan hadir dalam acara tersebut. Resepsi pernikahan itu diklaim mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Diperkirakan sekitar 2.000 tamu undangan termasuk para keluarga dari Sulawesi, Jakarta, dan kabupaten kota di Kaltim," kata Kepala Biro Humas Setprov Kaltim HM Syafranuddin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/5/2021).
Ribuan tamu undangan tersebut, lebih banyak dari luar Samarinda, sekitar 60 persen.
"Tamu undangan di Samarinda hanya 40 persen saja," kata dia.
Dikatakannya, kegiatan memberlakukan protokol secara ketat. Untuk menghindari penumpukan tamu pada waktu bersamaan, panitia membagi dalam tiga sesi kehadiran.
Tiap sesi punya waktu dua jam, yaitu pukul 10.00 sampai 12.00 WITA, 12.00 sampai 14.00 WITA, dan 14.00 sampai 16.00 WITA.
"Masing-masing tamu undangan sudah tertera jam datangnya. Jadi enggak semua langsung datang," ujarnya.
Nantinya, di lokasi acara tamu undangan dicek suhu tubuh dan kondisi kesehatan.
Jika suhu tubuh normal, dipersilakan masuk sesui giliran.
Tamu juga diminta duduk di tempat yang telah disiapkan panitia sesuai nama dan wajib menggunakan masker.
Jumlah orang dalam ruang resepsi dibatasi maksimal hanya 50 orang.
Tiap tamu undangan diminta bertahan dalam ruang resepsi hanya 15 menit. "Setelah itu gantian tamu lain, begitu seterusnya," katanya.
Tamu undangan juga dilarang bersalaman baik dengan para mempelai juga sesama rekan tamu undangan dalam ruang resepsi. "Jadi hadir hanya say hello saja. Tidak boleh bersalaman," ujarnya.
Untuk hidangan makanan para tamu non-VIP disajikan dalam bentuk nasi kotak, dibantu oleh pelayan bermasker, sarung tangan dan face shield.
Sedangkan tamu VIP dengan sajian prasmanan dalam ruang terpisah.
Ia bilang, penerapan protokol Covid-19 secara ketat sudah diinformasi ke para tamu undangan tertulis melalui undangan yang disebarkan
Baca juga: Duel Maut Dengan Musuhnya di Lorong Jambi, Riko Sanani Tewas Dengan Luka Tusuk di Dada Kiri
Baca juga: 51 Pegawai KPK Akhirnya Dipecat, Bentuk Pembangkangan Atas Perintah Presiden Jokowi
Baca juga: Bawaslu Batanghari Perketat Pengawasan Jelang dan Sesudah PSU Pilgub Jambi
Hal tersebut dimaksud agar para undangan bisa memahami dan mematuhi protokol Covid-19.
"Di sekitar areal acara juga disiapakan hand sanitizer dan washtafel biar memudahkan para tamu undangan mencuci tangan," ucap Ivan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com