Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Memberitakan Kabar Baik dalam Pimpinan Roh Kudus

Bacaan ayat: 2 Timotius 1:7 (TB) - "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan keter

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram Inspirasi Alkitab
Ilustrasi berdoa 

Memberitakan Kabar Baik dalam Pimpinan Roh Kudus

Bacaan ayat: 2 Timotius 1:7 (TB) - "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban".

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Dunia modern telah menempatkan perbedaan sebagai hal yang harus dihargai dan dihormati.

Faktanya, perbedaan adalah kreasi dari Tuhan. Seseorang tidak bisa memilih siapa orang tuanya, DNA siapa yang ada dalam tubuhnya, lahir sebagai bangsa apa, laki-laki atau perempuan.

Setiap orang diciptakan berbeda-beda, karena kita diciptakan ; bukan dicetak.

Dalam sisi lain ada yang mengikat untuk menyatukan bahwa kita adalah sesama manusia, maka sudah sewajarnya saling mengasihi.

Meskipun ada perbedaan namun manusia adalah sama-sama diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Siapapun orangnya, ada potensi dalam dirinya untuk memancarkan kemuliaan Allah dan mendapat mandat yang sama dari Allah untuk mengelola dan menguasai bumi.

Persoalan muncul, ketika manusia (seseorang) tidak bisa membedakan, antara hal yang dibawah otoritas Allah dan hal yang dipilih oleh manusia.

Hampir sama kasusnya ketika Hawa di Eden melihat buah yang sedap kelihatannya lagipula menarik hati dengan memberi pengertian, dan kemudian memetik dan memakannya.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Dikuduskan Dengan Percikan Darah Yesus Kristus

Mungkin pikirnya tidak masalah, namun faktanya itulah bentuk ketidaktaatan manusia kepada Allah yang membuatnya jatuh ke dalam dosa.

Dalam posisi yang sama, seringkali yang kita pikir kreasi Allah, ternyata itu adalah hasil kreasi dari manusia itu sendiri, yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Penentuan kita lahir sebagai bangsa apa atau suku apa, itu kreasi Allah; namun budaya dari suku atau bangsa tersebut yang kita pelajari dan warisi, ternyata hasil pilihan manusia generasi sebelumnya yang dibakukan dalam kelembagaan tertentu.

Bukankah budaya itu adalah hasil budi atau pemikiran dan daya manusia dari masa ke masa?

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved