Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renyngan Kristen

Renungan Harian Kristen - Hidup Oleh Roh Kudus

Bacaan ayat: Galatia 5:16 (TB) - "Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging". Oleh Pdt Feri Nugroho

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi renungan harian 

Hidup Oleh Roh Kudus

Bacaan ayat: Galatia 5:16 (TB) - "Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging".

Oleh Pdt Feri Nugroho

Kesurupan atau kerasukan, menjadi istilah umum untuk menyebut seseorang yang kehilangan kesadaran dan tubuhnya dimasuki oleh roh lain.

Biasanya ia akan mampu melakukan hal-hal diluar kemampuannya sebagai manusia. Ia akan mempunyai kekuatan yang besar, meramal tentang apa yang akan terjadi, makan kaca dan tidak mengalami kesakitan, dan kekuatan lain sesuai dengan pemberian roh yang merasukinya.

Orang yang kesurupan akan kehilangan kesadaran. Ia tidak tahu apa yang dilakukannya.

Oleh banyak orang keadaan ini dimanfaatkan untuk mengetahui hal-hal tertentu dalam kehidupannya yang tidak dipahami.

Mereka bertanya tentang masa depan, keberuntungan apa yang akan tejadi, dan lain-lain.

Dan ironisnya, banyak orang percaya dengan mengikuti petunjuk dan nasihat yang diberikan agar masa depannya menjadi lebih baik.

Yesus sendiri dalam catatan Injil pernah mengusir roh jahat yang merasuki seseorang di Gerasa atau Gadara.

Orang tersebut tinggal di kuburan, dengan kekuatan besar selalu berhasil memutus rantai yang mengikatnya. Ia menabrak aturan etika dengan telanjang dan tidak merasa malu.

Perubahan drastis terjadi ketika roh jahat telah keluar dari tubuhnya. Ia menjadi waras, berpakaian dan memiliki kesadaran yang baik dengan mengatakan keinginannya untuk menyertai Yesus.

Meskipun Yesus menolak, Yesus memberinya mandat untuk bercerita tentang karya Allah dalam hidupnya di tempat dimana ia tinggal.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Menyembah Allah Dalam Roh dan Kebenaran

Bagaimana dengan Roh Kudus? Apakah karya-Nya juga 'merasuki', seperti yang roh jahat lakukan?

Menurut catatan Alkitab, Roh Kudus tidak pernah merasuki seseorang. Ini hal mendasar yang membedakan karya Roh Kudus dengan roh jahat.

Para penulis Alkitab yang memberikan kesaksiannya tentang karya Allah dalam kehidupannya, diilhami oleh Roh Allah dalam keadaan sadar.

Karya tersebut melibatkan akal budi dan perasaan untuk bertindak sesuai dengan pimpinan Roh untuk menyatakan sesuai melalui tulisannya.

Peristiwa turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta, para murid kepenuhan Roh Kudus dengan sadar dan mereka berkata-kata tentang perbuatan besar Allah dalam bahasa-bahasa lain sesuai yang dinyatakan Roh kepadanya.

Para nabi dalam pimpinan Roh menuliskan tentang karya dan kehendak Allah bagi kehidupan terkait erat dengan konteks yang sedang di hadapi pada masanya.

Paulus menulis surat-suratnya dalam pimpinan Roh Kudus untuk menjawab setiap pergumulan yang terjadi dalam kehidupan umat Tuhan.

Roh Kudus yang menghibur dan menguatkan orang percaya untuk mampu bertahan dalam penderitaan dan aniaya.

Roh Kudus pula yang membawa perubahan dan pembaharuan dalam kehidupan orang percaya, hari demi hari.

Bukan hal mudah, karena keinginan Roh Kudus bertentangan dengan keinginan kita.

Seolah ada dua pihak yang saling tarik menarik sehingga kita berada pada posisi harus memilih apa yang seharusnya dilakukan dalam hidup

Paulus menegaskan, agar hidup oleh Roh Kudus maka kita tidak akan mengikuti keinginan daging. Ada perbedaan yang signifikan.

Buah Roh akan membuat seseorang hidup penuh dengan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Kehidupan ini menandai bahwa kehidupan seseorang dipimpin oleh Roh Kudus.

Hari ini kita merayakan Pentakosta, bersamaan waktunya dengan peristiwa turunnya Roh Kudus kepada para murid, sehingga disebut hari Pentakosta.

Seberapa jauh Roh Kudus telah selalu memimpin kehidupan kita?

Sudah seharusnya pimpinan dan tuntunan Roh Kudus akan membuat kita secara sadar memilih untuk berkata-kata tentang perbuatan besar yang telah Allah lakukan dalam kehidupan. Amin

Renungan oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved