Berita Selebritis
Penampakan Souvenir Khusus dari Fatimah di Resepsi Pernikahan Ustaz Abdul Somad Disorot,
Acara resepsi pernikahan di Ponorogo itu dikarenakan Fatimah merupajan santriwati alumni Pesantren Tahfidz Quran Al Muqoddasah.
TRIBUNJAMBI.COM - Acara resepsi pernikahan Ustaz Abdul Somad alias UAS akhirnya sukses digelar, Kamis (20/5/2021).
Diketahui resepsi pernikahan UAS dengan Fatimah Az Zahra digelar di kampus Unida Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.
Acara resepsi pernikahan di Ponorogo itu dikarenakan Fatimah merupajan santriwati alumni Pesantren Tahfidz Quran Al Muqoddasah.
Dilansir dari Tribunnews.com, berikut fakta-fakta resepsi pernikahan UAS dengan Fatimah Az Zahra yang telah selesai digelar.
Baca juga: Ariel NOAH dapat Ucapan Manis dari BCL, Maia Estianty Beraksi: Udah Ketemu kan Ama Cintanya?
Baca juga: Ashanty Sempat Ragu dengan Pernikahan Aurel dan Atta Halilintar: Berubah Banget Dua-duanya
1. Digelar Terbatas
Acara resepsi pernikahan UAS dengan Fatimah ini digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Humas Pondok Modern Darussalam Gontor, Taufik Affandi mengatakan, pernikahan tersebut digelar secara tertutup dan hanya undangan yang diperkenankan masuk ke area pernikahan.
"Pihak keluarga tidak ingin ada yang meliput, kegiatan tertutup," ungkap Taufik seperti dilaporkan Surya.co.id.
Ia menyebutkan, tamu dari resepsi pernikahan Ustadz Abdul Somad dengan Fatimah banyak yang dari luar kota dan beberapa di antaranya adalah pejabat.
"Kami ( Unida Gontor) hanya sebatas ketempatan. Kebetulan keluarga dari Jombang (mempelai wanita) menyewa gedung di Unida," kata Taufik, Kamis (20/5/2021).
2. Protokol Kesehatan Berlapis
Resepsi pernikahan UAS dengan Fatimah ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Satgas Covid-19 Pondok Modern Darussalam Gontor, Bahar Harahap mengatakan, ada tiga lapis pengamanan yang harus dilewati oleh tamu undangan.
"Siapapun yang hadir akan dicek bawa undangan atau tidak. Kemudian harus bawa surat tugas bagi para pengawal dan wajib menunjukkan surat hasil rapid minimal antigen," ujar Bahar, kepada Tribunnews.com.
Bahar melanjutkan, bila tak membawa hasil rapid, maka undangan akan dilakukan rapid dulu di pintu gerbang Unida untuk kemudian mendapat ijin masuk atau ditolak.