Prajurit TNI Diberondong Tembakan KKB Papua di Jembatan, Begini Kondisinya Kini

Anggota TNI kembali diserang kelompok KKB Papua. Akibat kejadian itu, 4 anggota TNI tertembak.

Editor: Teguh Suprayitno
Foto via Wordpress.com
Anggota KKB Papua. Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek. 

Prajurit TNI Diberondong Tembakan KKB Papua di Jembatan, Begini Kondisinya Kini 

TRIBUNJAMBI.COM-Anggota TNI kembali diserang kelompok KKB Papua

Kelompok KKB Papua yang melakukan penyerangan telah diidentifikasi dan kini tengah dikejar petugas.

Akibat kejadian itu, 4 anggota TNI tertembak.

Komandan Korem 172/Praja Wira Yakhti, Brigjen TNI Izak Pangemanan menyatakan, penyerangan terhadap anggota TNI di Pegunungan Bintang, Papua diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo.

Anggota TNI yang berada di lokasi yakni Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK.

"Pelaku penyerangan diduga kelompok Lamek Taplo yang dilakukan saat kendaraan ditumpangi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK," kata Danrem Izak Pangemanan, di Jayapura, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Kapolda Papua Bongkar Siapa Sebenarnya Lekagak Telenggen, Ternyata Begini Kondisi Pemimpin KKB Papua

Baca juga: 2 Anggota TNI Tewas Diserang 20 Orang di Papua, Senjatanya Dibawa Kabur, KKB Papua?

Empat anggota mengalami luka tembak di bagian kaki saat melintas di jembatan kayu 2 Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon,

Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (18/5) malam, katanya.

Dia menambahkan, kasus tersebut berawal saat rombongan yang berjumlah 12 orang menggunakan kendaraan roda empat kembali ke Serambakon setelah berbelanja di Oksibil.

Anggota KKB Papua. Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek.
Anggota KKB Papua. Lekagak Telenggen, Komandan TPNPB-OPM/Pimpinan KKB Papua yang dikenal brutal tembak mati Kopassus hingga Tukang Ojek. (Foto via Wordpress.com)

Saat berada di sekitar jembatan kayu itulah kendaraan tiba-tiba mati mesinnya sehingga anggota turun dan melihat kondisi mobil namun tiba-tiba ditembak sehingga terjadi kontak tembak.

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana dan Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK,

Serda Sukrisdianto Yonif dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP.

"Para korban saat ini sudah dievakuasi dan dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura," kata Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula saat 12 personel TNI memperbaiki mobil mereka yang mogok di area Jembatan Kayu Serembakon.

Akibat penyerangan itu, sebanyak empat personel TNI mengalami luka tembak di bagian kaki.

"Betul, mereka sekitar jam 10 pergi ke Oksibil untuk belanja bahan makanan untuk pos,

itu ada dua satuan, enam orang dari Satgas 403 dan enam orang dari Pamtas Mobile Pinang Sirih, jadi total semua ada 12 orang.

Baca juga: Papua Terancam Bangkrut, Mahfud MD Tahu Ada Korupsi Besar, Ini Laporan BPK dan BIN

Baca juga: Gubernur Papua Barat Digugat Politisi NasDem ke KPK, Kisruh Duit Rakyat Rp 150 Miliar

Setelah selesai belanja, mereka balik sudah malam kemudian mobil mogok di jalan," ujar Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (19/5/2021).

Saat 12 prajurit TNI itu memperbaiki mobil, terdengar tembakan. Para prajurit pun membalas tembakan itu.

"Pada saat mereka perbaiki mobil ada tembakan, mereka langsung memberi tembakan balasan.

Tetapi ternyata tembakan yang tadi itu mengenai mereka di bagian kaki empat orang," sambung Izak.

Kasatagas Humas Nemangkawi Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (19/5/2021)

menuturkan pihaknya saat ini mengejar KKB yang melakukan penyerangan tersebut.

"Saat ini TNI Polri kejar Kelompok Teroris Bersenjata Ngalum Kupel di Pegunungan Bintang," tukasnya.

Kondisi 4 Prajurit

Empat anggota TNI Satgas PAM Rahwan dari Yon 310/KK dan Satgas Pamtas 403/WP menjadi korban penembakan, Selasa (18/5/2021) malam.

Penembakan itu terjadi pukul 20.30 WIT, di seputaran Jembatan kayu Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Anggota TNI yang menjadi korban penembakan di Pegunungan Bintang, Papua, pada Selasa (18/5/2021) malam.
Anggota TNI yang menjadi korban penembakan di Pegunungan Bintang, Papua, pada Selasa (18/5/2021) malam. (Humas Polda Papua)

Peristiwa itu terjadi ketika mobil yang ditumpangi rombongan anggota TNI mogok saat perjalanan pulang dari Distrik Oksibil ke Pos Pam Serambakon menggunakan mobil angkutan pedesaan.

Dalam insiden itu, Serda Kris mengalami luka tembak di bagian kaki sebelah kanan,

Prada Dian luka tembak di bagian kaki sebelah kanan, Pratu Kuku luka tembak di kaki sebelah kanan serta Pratu Romi mengalami luka tembak di bagian kaki sebelah kiri.

Keempat korban telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Oksibil Pegunungan Bintang.

Sementara Serda Kris akan dievakuasi ke Jayapura guna penindakan medis lebih lanjut.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

"Iya benar," katanya ketika di hubungi melalui telepon seluler, Rabu (19/5/2021) siang.

"Di lokasi penembakan itu sudah kali kedua, mengingat area tersebut diduga merupakan jalur lintas KKB wilayah Distrik Oksop pimpinan Enos Alwolmabin," tambah dia.

Sementara itu, Kasatagas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudusy menyebut KKB Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Taplo merupakan pelaku di balik insiden tersebut.

"Benar ada pengadangan yang berujung kontak tembak di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang," kata Iqbal saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu.

Menurut Iqbal, pihaknya tengah mengejar kelompok teroris KKB Papua Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Taplo.

"Saat ini TNI Polri kejar Kelompok Teroris Bersenjata Ngalum Kupel di Pegunungan Bintang," tukasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Ternyata KKB Kelompok Ini yang Serang Anggota TNI di Jembatan, Begini Kondisi 4 Prajurit Tertembak.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved