Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Mewarnai Kehidupan Dengan Kasih
Iman Kristen memahami bahwa dalam segala hal yang terjadi dalam kehidupan, manusia terlibat dalam prosesnya. Dengan diciptakan menurut gambar dan rupa
Mewarnai Kehidupan Dengan Kasih
Bacaan ayat: Kidung Agung 7:10 (TB) - "Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju".
Oleh Pdt Feri Nugroho
Iman Kristen memahami bahwa dalam segala hal yang terjadi dalam kehidupan, manusia terlibat dalam prosesnya.
Dengan diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, manusia mempunyai potensi untuk melakukan tugas pengelolaan bumi, dalam hal ini dilibatkan oleh Allah sejak semula.
Termasuk didalamnya untuk menciptakan sebuah generasi melalui pernikahan. Pernikahan menjadi tempat bagi Allah untuk berkarya menciptakan manusia dengan cara yang ajaib.
Meskipun manusia diijinkan untuk memilih: menikah atau tidak menikah, sebuah pilihan yang kualitasnya sama indah dihadapan Allah.
Pernikahan menjadi 'lembaga pertama' yang diciptakan Allah agar manusia bertambah banyak untuk menguasai, menaklukkan dan mengelola bumi.
Manusia diciptakan sebagai laki-laki dan perempuan, dikehendaki oleh Allah untuk menjadi penolong yang sepadan: berbeda namun saling memperkuat dan menyempurnakan.
Ikatan ini begitu kuat karena yang menyatukan adalah Tuhan. Kekuatan tersebut memposisikan mereka yang diikat dalam pernikahan menjadi satu daging, dalam makna mereka mempunyai hubungan yang paling dekat paling akrab dan paling intim, dibandingan dengan hubungan-hubungan yang lain.
Itulah sebabnya, apa yang telah disatukan Tuhan tidak boleh diceraikan manusia.
Pasangan adalah sesama yang paling dekat, sehingga kesempurnaannya tidak ditemukan namun ditemukan bersama dalam relasi yang sinergis.
Untuk itu perlu diwaspadai sikap mengeraskan hati, karena mengeraskan hati menjadi lahan yang subur bagi Iblis untuk meracuni kehidupan pernikahan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Hidup Kudus Itu Pilihan
Kitab Kidung Agung mempunyai sudut pandang unik ketika berefleksi tentang relasi antara Tuhan dengan umat.
Puisi cinta seorang mempelai laki-laki dan mempelai perempuan yang saling memadu kasih, menjadi gambaran romantis hubungan antara Allah dengan manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)