Mengenal Sakhrah, Batu yang Berada di Komplek Masjid Al-Aqsha, Tempat Ditiupnya Sangkakala

Mengutip tulisan yang dilansir aqsainstitute.com dengan judul "Berbagai Keutamaan Ash-Sakhrah, Jantung Masjid Al-Aqsha" disebut sebagai jantung Al-Aqs

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
Kubah Batu menjadi tempat suci agi agama Islam dan Yahudi. Ini karena di dalam kubah ini, terdapat batu Ash-Shakhrah yang menjadi tempat suci bagi umat Yahudi dan umat Islam. 

Beliau kelelahan lalu tertidur pada sebuah batu, kemudian bermimpi melihat tangga yang memanjang dari langit ke bumi.

Ketika itu pula Malaikat turun dengannya.

Beliau terbangun lalu bernazar jika beliau pulang ke keluarganya dalam keadaan selamat, maka ia akan membuat sebuah masjid di atas tempat beliau bermimpi itu.

Ibu Katsir berkomentar bahwa Baitul Maqdis lah masjid yang dimaksud.

Kelima, kiblat salat para Nabi pada masa sebelum hirah Rasulullah Saw.

DR. Fathi Zaghrut dalam bukunya ‘An-Nawazil fi Tarikhil Islam’ mengatakan, “Kubbah Ash-Shakrah ini menjadi kiblat para Nabi hingga pada masa Rasulullah sebelum hijrah.”

Begitulah riwayat dan literatur yang menjelaskan kedudukan Shakhrah dalam sejarah Islam. Ia menjadi simbol kiblat yang begitu bersejarah, lama dan bernilai tinggi.

Keenam, berada di masjid yang dikelilingi kaligrafi Yasin (Qalbul Quran)

Batu Ash-Shakhrah berada di dalam Masjid Kubbah Ash-Sakhrah yang berbentuk segi enam dan dikelilingi dengan kaligrafi Yasin.

Surat Yasin merupakan Qalbul Qur’an (jantungnya Al-Qur’an).

Maka jantung umat Islam yang artinya barometer baik dan buruknya umat itu terletak di Masjid Al-Aqsha.(*)

Berita Terkait Lainnya

Sumber : SERAMBINEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved