Breaking News:

Kasus Corona di Jambi

Kasus Covid-19 di Sumatera Meningkat 27,22 Persen, Kapolda Jambi Mohon Warga Tidak Berkunjung

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengimbau agar masyarakat Jambi lebih menahan diri untuk berkunjung kerumah keluarga dan kerabat

Istimewa
Kapolda Jambi Irjen Pol A. Racmad Wibowo, S.Ik 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengimbau agar masyarakat Jambi lebih menahan diri untuk berkunjung kerumah keluarga dan kerabat di momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Rachmad, menyusul data yang dipaparkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, bahwa Pulau Sumatera, termasuk Jambi, mengalami peningkatan kasus covid-19 yang signifikan, hingga 27,22 % bersamaan degan kasus kematian.

Berbeda dengan wilayah Pulau Jawa yang mengalami penurunan.

Ia memohon akan adanya kesadaran masyarakat untuk menghindari kerumunan, khususnya di dalam ruangan yang sempit, momentum lebaran tahun ini.

Menurutnya, disaat berkumpul dengan keluarga, berpotensi menularkan virus covid-19, dimana, keluarga, kerabat pada saat menikmati menu makanan otomatis akan membuka masker, dan berbicara satu dengan yang lainnya.

"Hindari kerumunan apalagi di ruangan yang sempit, pada saat makan kita membuka masker sambil mengobrol dan mengambil lauk pauk dari tempat yang sama, saat inilah potensi penyebaran virus Covid-19 terjadi," kata Rachmad, Jumat (14/5/2021).

Ia menjelaskan, penularan covid-19 bisa meningkat siginifikan, dimana banyak penderita tanpa gejala yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi covid-19, sehingga, ketika menulari orang yang kondisi badannya tidak kuat, bisa berakibat fatal.

"Mohon kiranya masyarakat Jambi menahan diri dalam menjalankan tradisi lebaran berkunjung ke orang tua, sanak saudara dan kerabat," pinta Rachmad.

Dari update data Satgas Covid-19 Provinsi Jambi, Kamis 13 Mei 2021 kemarin, total pasien Suspek di Provinsi Jambi mencapai 3753, untuk kasus terkonfirmasi mencapai 8585 kasus.

Sementara itu, untuk pasien sembuh mencapai 6941 kasus, dan kematian mencapai 139 kasus.

Sementara itu, Kabupaten Batanghari menjadi kabupaten dengan penyumbang data tertinggi kasus kematian, dengan total 25 kasus. Sementara utuk yang terkonfirmasi mencapai 886 kasus, sembuh 528 dan suspek 46 kasus.

Baca juga: Ar Rayyan, Peserta Hafiz Indonesia 2021 Asal Tebo Masuk Predikat Terbaik II Tingkat Nasional

Baca juga: Kini Jadi Istri Wali Kota Solo, Busana Selvi Ananda Saat Lebaran Bareng Keluarga Disorot: Cantiknya!

Baca juga: Covid-19 di Sumatera Naik Sejak April Ini, 5 Provinsi Teratas, Seluruh Gubernur Diminta Antisipasi

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved