Campus Blitz
Lolos Seleksi KBMI dengan Kenalkan Budaya Jambi
Seleksi pendanaan Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI), diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA), semester 4 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, berhasil lolos dalam Kegitaan Berwirausaha Mahaisswa Indonesia (KBMI) 2021 tingkat nasional.
Seleksi pendanaan Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI), diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Kegiatan ini diadakan dalam rangka mendorong munculnya wirausahawan muda di perguruan tinggi, yang sangat di dukung oleh Kemendikbud.
Pada kesempatan kali ini Mahasiswa Unja yang terdiri dari 3 orang diketuai oleh Rayhan Fajar Erdana dengan anggota Tazkia Noor El Houda dan Muhammad Alreza, dengan produk yang diberi nama Pakdo Kaos Budaya Jambi.
Produk kaos yang di desain lebih moderen dengan menampilkan warisan dan budaya yang ada di Jambi terinspirasi dari tidak dikenalnya Jambi di luar Sumatera.
Atas dasar hal tersebut, terbentuklah Pakdo Kaos Budaya Jambi, yang mengemas budaya Jambi dengan lebih meoderen yang berbentuk kaos dan ini juga bentuk mempromosikan Jambi kepada negara lain.
"Saya sempat berkegiatan keluar kota dan disana tidak ada yang tau dimana Jambi, dan dari situ saya merasa sedih dan terciptalah Pakdo Kaos Jambi," jelas Rayhan Fajar Erdana selaku ketua tim.
"Pada Februari tahun lalu ketika saya berkegiatan di Malaysia, saya juga membawa beberapa produknya dan responnya sangat bagus, beberapa dari mereka juga sudah ada yang menjadwalkan ke Jambi, mereka sangat penasaran dengan Jambi, namun memang terhalang pandemi," lanjutnya.
Bentuk promosi budaya selain design kaos tersbeut, juga dilengkapi dengan kode QR yang tersistemasi pada blog artikel.
Dari blog artikel tersebut pembeli produk dapat membaca dan memahami artikel budaya sesuai dengan design pada baju tersebut.
"Penjelasannya ada di code QR nya, tinggal di scan dan semua penjelasannya ada di sana tentang gambar apa yang terdapat di kaos tersebut, contoh nya saat membeli kaos dengan design Rangkayo Hitam, nanti jika code QR di kemasan itu di scan akan keluar artikel tentang Rangkayo Hitam," tutupnya.
Ia juga mengatakan Ini juga upaya agar budaya tidak tergerus dan dilupakan, dan ini cara Pakdo untuk edukasi masyarakat tentang budaya, cerita rakyat, dan pariwisata kota Jambi.
Baca juga: Damkar Kota Jambi Imbau Para Ibu dan Industri Makanan Berhati-hati Menggunakan Kompor Maupun Listrik
Baca juga: Sempat Tak Bisa Dibuhungi, Polisi Sudah Periksa Suami Perawat Dibakar Hidup-hidup, CCTV Jadi Bukti
Baca juga: Intan Ratna Ditawar Pria Hidung Belang Setelah tak Dinafkahi Maell Lee: Lebih Baik Jual Kelapa Muda