Breaking News:

Mutiara Ramadan

Take and Give dari Cahaya Ramadhan

“Sebarkanlah cinta dan kemadaian niscaya anda akan menemukan seribu bulan walau di malam yang gelap”.

TRIBUN JAMBI/IST
Ustaz Fajri Al Mughni, Lc, MUd Dosen IAI Nusantara Batanghari 

Oleh : Fajri Al Mughni, Lc, MUd Dosen IAI Nusantara Batanghari

Bulan memang memliliki daya tarik. “Sebarkanlah cinta dan kemadaian niscaya anda akan menemukan seribu bulan walau di malam yang gelap”.

Hal ini merupakan inspirasi dan istimewaan bulan Ramadan yang terdapat di dalamnya seribu keistimewaan dari bulan-bulan yang lainnya.

Kita sudah menempuh setengah lebih perjalanan bulan Ramadan, pada penghujung bulan ini kita bisa mengevaluasi diri bahwa Ramadan akan lama menghilang.

Syair-syair kerinduan mulai bermunculan, makin ia dirindukan semakin menjadi-jadi kerinduan terhadapnya.

Umur kita lewatkan beriringan dengan kelalaian, menyesal di awal adalah kemustahilan. Awam-awam berkata, “andai saja bisa diulang”.

Sayangnya, tidak bisa. Kata “andai” biasanya diwakili oleh “jika atau apabila”.

Kata ini bagi sebagian orang “haram” untuk diucapkan, karena dikhawatirkan akan disusupi oleh setan-setan halus yang selalu stanby mengganggu umat manusia.

Maka, usahakan jangan banyak berandai-andai, nanti khilaf lalu jadi dosa.

Namun ternyata dalam Alquran Allah sering menggunakan kata “jika” atau “apabila”. Lantas apa maksudnya Allah menyebut kata itu?

Halaman
123
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved