Breaking News:

Berjalan Kaki Selama 6 Hari, Ini Kisah Pemudik yang Hanya Membawa Uang Rp 120 Ribu

"Berangkat Minggu sore (dari Gombong), setelah Ashar," kata Dani, pemudik yang nekat mudik berjalan kaki bersama istri dan dua anak balitanya.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
Dani dan keluarga sedang melepas lelah di trotoar jalan nasional di Kabupaten Ciamis, Jumat (7/5/2021).(KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHA) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemudik ini tergolong nekat, pemudik bersama keluarga berjalan kaki menuju kampung halaman.

Bahkan pemudik membawa balita dlam perjalanan ke Kampung.

Satu keluarga asal Gombong, Jawa Tengah nekat mudik dengan berjalan kaki ke Soreang, Kabupaten Bandung.

Saat ditemui di Ciamis, Jumat (7/5/2021), keluarga ini mengaku sudah berjalan kaki selama enam hari.

Baca juga: Komentar Warganet Soal Kisah Istri Minta Suami Hamili Adik Ipar: Kebanyakan Menghayal

Baca juga: US Army Sudah Tiba di Indonesia Temui KSAD Andika Perkasa, 7 Batalyon Kostrad Akan Pelajari Hal Ini

Baca juga: Tiga Barang Bukti Penyiksaan Maniur Kepada Rina Simanungkalit Ternyata Belum Ditemukan

"Berangkat Minggu sore (dari Gombong), setelah Ashar," kata Dani, pemudik yang nekat mudik berjalan kaki bersama istri dan dua anak balitanya.

Dia biasa beristirahat di pom bensin maupun masjid yang ditemui di perjalanan. Mereka sejenak melepas lelah di tempat tersebut.

Dani mengatakan, setelah numpang tidur di pom bensin maupun masjid, mereka melanjutkan perjalanan setelah shalat Subuh.

Ia dan keluarganya kembali mencari tempat istirahat setelah pukul 10.00 WIB. "Hari mulai panas, kami mencari tempat teduh," katanya.

Bada Ashar, keluarga ini melanjutkan perjalanan. Biasanya, cuaca tidak terlalu panas.

Setelah salat Ashar, Dani mengatakan, mereka akan berhenti dan mencari tempat istirahat sekitar pukul 20.00 WIB. "Cari lagi pom bensin, sedapatnya," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved