Berita Sarolangun
Polres Ingatkan Warga Sarolangun Tidak Pegang Senpi
Bahkan, aparat penegak hukum tidak semua boleh mengunakan sejata api, sebab ada syarat khusus, seperti psikologis..
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dibeberapa wilayah di kabupaten Sarolangun banyak ditemui warga sipil memiliki senjata api.
Dari beberapa pengungkapan kasus yang diamati Tribun Jambi saat pengungkapan kasus di polres Sarolangun, banyak ditemukan kasus kejahatan ditemukan mengunakan senpi.
Dari hal tersebut, dikatakan kapolres sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono,
Beberapa warga menganggap biasa memiliki senjata api.
"Meraka menganggap hal itu biasa untuk bela diri," Katanya, Rabu (5/5/2021).
Lanjutnya, masalahnya memang didaerah - daerah biasa memiliki senjata api.
"Kita harus memberikan sosialisasi, nggak langsung kita lakukan Gakkum ya, kita berikan sosialisasi penyuluhan Bahwa apapun itu kepemilikan senjata api rakitan mau itu organik yang dijual kepasar gelap itu tidak boleh," katanya.
"Termasuk itu Kecepek, Beceng itu dak boleh semua," tambahnya.
Bahkan, aparat penegak hukum tidak semua boleh mengunakan sejata api, sebab ada syarat khusus, seperti sikologis yang harus dipenuhi oleh aparat tersebut.
Ia menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat kepada para kades agar masyarakat tidak lagi memegang senjata api.
Baca juga: TERBONGKAR Peredaran Rapid Test Antigen Ilegal Omzet Rp2,8 Miliar, Pelaku Sudah Beroperasi 5 Bulan
Baca juga: Seminggu Dinikahi Ustadz Abdul Somad, Penampilan Fatimah Az Zahra Disorot Netizen dan Banjir Doa
Baca juga: BREAKING NEWS Tronton Tak Kuat Nanjak, 4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Lintas Jambi-Muara Bulian