Petaka Cinta Segitiga, Wanita Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Ojol Terancam Hukuman Mati

Gara-gara cinta segitiga, wanita berinisial NA mengirim sate beracun untuk pria pujaan di Bantul, Yogyakarta.

Editor: Heri Prihartono
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM - Gara-gara cinta segitiga, wanita berinisial NA mengirim sate beracun untuk pria pujaan di Bantul, Yogyakarta.

Gara-gara sate beracun yang awalnya dikirim untuk memberi pelajaran Tomy, justru menyebabkan anak driver ojol meninggal dunia.

Sate beracun tersebut justru dikonsumsi anak dan istri driver ojek online bernama Bandiman setelah orang yang dituju tidak berada di rumah.

Akibatnya putra Bandiman berinisial NFA yang masih berusia 8 tahun meninggal dunia, Minggu (25/04/2021).

NA pegawaisebuah salon diketahui menyukai pria bernama Tomy.

Namun, belakangan Tomy memilih menikahi perempuan lain.

Sakit hati ditinggal sang pujaan, NA pun kerap curhat kepada pria berinisial R yang diketahui menaruh hati kepada NA.

Tomy dan R diketahui sebagai pelanggan di salon tempat NA bekerja.

“Tersangka adalah pegawai sebuah salon dan memiliki beberapa pelanggan,” kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi, Senin (3/5/2021) dilansir dari Kompas.com.

Meskipun R adalah teman dekat, tetapi NA tak menyukai R dan lebih memilih Tomy.

“Kemudian ada salah satu pelanggan salon berinisial R yang suka terhadap tersangka (Nani). Tetapi tersangka tidak suka dengan R. Karena tersangka menyukai pelanggan lain T (Tomy),” kata Ngadi.

NA mengaku kepada polisi, R sering mendapat curhatannya, termasuk soal cinta kepada Tomy.

Kemudian R memberikan saran agar NA agar mengirimkan makanan yang sudah dibubuhi racun kepada Tomy melalui ojek online.

Niat awalnya hanya untuk memberikan pelajaran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved