Breaking News:

Berita Muarojambi

Kue Pakipuk Kuliner Khas Ramadhan di Muarojambi Memiliki Rasa Gurih dan Enak

Hingga kini masih populer sebagai santapan saat buka puasa ramadhan sebagian masyarakat Kabupaten Muarojambi.

Tribunjambi/Hasbi
Pakipuk Kuliner Khas Ramadhan di Muarojambi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROJAMBI - Masih ingat dengan kue Pakipuk, kuliner khas Ramadhan di Muarojambi yang memiliki rasa gurih dan enak?

Hingga kini masih populer sebagai santapan saat buka puasa sebagian masyarakat Kabupaten Muarojambi.

Tribunjambi.com berkesempatan melihat proses dan cara pembuatannya.

Proses pembuatan kue pakipuk kuliner khas Ramadhan di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi ternyata tidak sulit dan mudah dipraktikkan.

Saat diketahui kuliner pakipuk ini memiliki bahan dasar tepung ketan, parutan kelapa, gula merah, santan, perasan air pandan sebagai pewarna kemasan yang menarik dan harum.

Adonan pakipuk yang sudah dibulatkan berbentuk lonjong menggunkan daun pisang, kemudian diisi dengan parutan kelapa yang dicampur gula merah, setelah itu direbus menggunakan kukus selama 15 menit, setelah matang di siram dengan santan.

Nama kuliner pakipuk sendiri diambil dari cara pembuatan nya, yaitu dengan cara di tepak dan ditepuk sehingga masyarakat Muarojambi Desa Sekernan menamainya dengan nama pakipuk.

Seperti yang disampaikan oleh Sumaryati warga Desa Sekernan saat melakukan proses pembuatan kue pakipuk menyebutkan, kue bahan dasar tepung ketan ini memiliki tekstur yang kenyal dan renyah dan sangat populer digunakan msayarakat Muarojambi sebagai menu buka puasa sebelum makan nasi.

"Karena kue itu sudah di isi dengan parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah, kondisi setengah matang, kue disiramkan sedikit santan agar memberikan rasa yang gurih tentunya sangat cocok dihidangkan untuk menu berbuka puasa,"kata Sumaryati.

Baca juga: Bank Mandiri Taspen Jambi Hadirkan Warung Mantap Sejahtera untuk Pensiunan Berwirausaha

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Kerinci Informasikan Mengenai Aturan Mudik, Dalam Provinsi Diperbolehkan

Baca juga: Polisi Curiga Bentuk Lontong, Kasus Sate Beracun di Yogjakarta Bermorif Cinta Segitiga

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved