Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

MUTIARA RAMADAN

Mutiara Ramadan - Pilih Berkah atau Bahagia ?

Sebab tidak semua kebahagiaan itu membawa keberkahan. Contoh ketika saya menang taruhan, uang dapat, hati senang. Atau ketika uang yang saya dapat dar

Editor: Duanto AS
Tribun Jambi
Tribun Jambi Edisi 3 Mei 2021 

Henri Masyhur
Guru mengaji, tinggal di Simpang 3 Sipin.

Di satu sore minggu kedua Ramadan, ketika baru selesai membicarakan hadis tentang kebahagiaan yang akan Allah SWT berikan untuk orang yang berpuasa. Tetiba seorang teman bertanya:

“Bang… mana yang harus saya pilih dalam hidup ini, bahagia atau berkah?”

Sebab tidak semua kebahagiaan itu membawa keberkahan. Contoh ketika saya menang taruhan, uang dapat, hati senang. Atau ketika uang yang saya dapat dari sumber yang diragukan kehalalannya.

Untuk menjawab pertanyan ini, mari kita simak beberapa kisah dibawah ini.

Pertama, kisah Halimatussa’diyah seorang wanita dari Bani Sa’ad yang mendapatkan kemuliaan karena menyusui Nabi Muhammad saw ketika balita.

Dikisahkan dalam riwayat Ibnu Ishaq dan Abu Ya’la, ketika Halimah dan suaminya berangkat bersama rombongan menuju kota Makkah.

“Aku menaiki keledaiku yang berwarna putih kehijauan. Dalam perjalanan, keledaiku terperosok dan luka.

Sementara unta betina yang menemani perjalanan kami sudah sangat tua, berjalan sempoyongan, dan tidak menghasilkan setetes susu pun.

Ditambah lagi saat itu sedang musim kering yang sangat panas.

Rombongan kami didera kelaparan yang mencabik perut dan payahnya perjalanan yang menyiksa.

Aku juga saat itu membawa bayiku sendiri, sedangkan air susuku sangat amat sedikit.

Di malam hari kami tak dapat memejamkan mata karena perut yang perih. Kami tak menemukan sesuatu pun untuk menutupi kebutuhan, selain akan datangnya hujan.

Kambing-kambing kami pun sangat memelas karena sepanjang jalan tak menemukan air dan rerumputan.

Dalam perjalanan itu, kami selalu mengharapkan hujan dan jalan keluar. Sampai akhirnya kami pun tiba di Makkah.

Ketika seluruh wanita dalam rombongan sudah mendapatkan bayi dari bangsawan Quraisy untuk disusui. Tak satu pun penduduk Makkah yang berkenan menyusukan anaknya pada Halimah sebab melihat keadaannya yang lemah dan memprihatinkan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved