Pimpinan KKB Papua Nyamar Jadi Warga, Lekagak Telenggen Tak Segan Habisi Jenderal TNI dan Brimob
Brigjen Danny tewas saat kontak senjata dengan KKB di Desa Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu (25/4/2021) sore.
TRIBUNJAMBI.COM- Banyak korban jiwa akibat aksi Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) di Papua.
Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha dan anggota Brimob Bharada I Komang gugur saat kontak senjata dengan KKB Papua.
Brigjen Danny tewas akibat kontak senjata dengan KKB di Desa Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu (25/4/2021) sore.
Sementara I Komang tewas akibat kontak senjata di Desa Makki, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (27/4/2021) pagi.
Keduanya ditembak mati saat kontak senjata dengan KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen.
Dikutip dari Tribun-Papua berikut rangkuman sejumlah fakta tentang identitas KKB yang menewaskan dua aparat negara tersebut.

1. Keterangan Kapolda Papua dan Panglima Kodam
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengonfirmasi KKB yang berkontak senjata dengan pihak aparat adalah dari pengikut Lekagak Telenggen.
Kelompok ini menyebabkan Danny dan I Komang gugur dalam tugas saat berpatroli.
"Kita lakukan penindakan, tetap kita tidak akan mundur," tegas Fakhiri, Selasa.
Baca juga: Jenderal TNI Ditembak Mati KKB Papua, Mabes Polri Sudah Tahu Penembak Brigjen TNI I Gusti Putu
Baca juga: KKB Papua Kelompok Lekaggak Telenggen Terdesak Diserang Aparat di Puncak, 5 Anggota KKB Tewas
Baca juga: Kapok Jadi Anggota KKB Papua, 5 Orang Ini Menyerah Tak Tahan Hidup Menderita dan Dikucilkan Warga
Hal serupa disampaikan Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono.
"Dari laporan yang saya terima pelaku penembakan terhadap korban berasal dari kelompok Lekagak Telenggen," kata Yogo.
2. Diduga 5 Anggota KKB Tewas
Kapolda Papua membenarkan pihaknya menerima informasi ada anggota KKB yang turut menjadi korban dalam kontak senjata tersebut.
Namun hal itu belum dapat dipastikan.