Breaking News:

Berita Kota Jambi

Mengisi Waktu Luang dan Cari Uang Ala OSIS SMAN 9 Jambi Selama Bulan Ramadhan

Seperti yang dilakukan anggota OSIS SMA N 9 Kota Jambi ini, untuk mengisi bulan ramadhan dengan kegiatan yang positif mereka membuka stand makanan

(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).
Guru dan anggota Osis sedang menjajakan produk UMKMnya . ( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ada banyak cara untuk mengisi waktu luang di bulan ramadhan agar tidak sia-sia dan bermanfaat.

Seperti yang dilakukan anggota OSIS SMA N 9 Kota Jambi ini, untuk mengisi bulan ramadhan dengan kegiatan yang positif mereka membuka stand makanan ringan di pinggir Jalan Sentot Alibasa Selincah.

Di Pinggir jalan protokol tersebut anggota osis SMA N 9 Kota Jambi bergantian menjaga stand tersebut setiap harinya. Dalam sehari ada empat anggota yang bertugas.

Mereka menjual berbagai macam kudapan. Seblak dan makaroni goreng yang telah di packing berjejer rapi diatas meja tempat mereka menjajakan produk.

Setiap pukul 15.00 wib, anggota OSIS yang bertugas berkumpul di lokasi jualan yang berada di depan rumah satu di antara anggotanya. Tak lupa juga beberapa guru pembimbing juga hadir untuk sekedar mengawasi dan memberikan arahan.

Rafif Gufar ketua OSIS SMA N 9 mengatakan berjualan takjil di sore Ramadan ini merupakan bagian dari program OSIS yang dia buat.

"Satu diantara program yang kita buat adalah program wirausaha, dan ini merupakan bagian dari program tersebut," ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut Rafif mengatakan program ini selain untuk mengisi waktu luang di bulan ramadhan dengan kegiatan yang positif juga untuk melatih rekan- rekanya dalam berwirausaha.

Zakaria Harahap satu diantara guru pembimbing OSIS SMA N 9 Kota Jambi mengatakan ide mengisi waktu luang di bulan ramadhan dengan belajar berwirausaha ini lahir dari olah pikir mereka.

"Kita Sebagai guru tentu akan mensupport kegiatan yang positif ini," ujarnya.

Zakaria juga merasa sangat senang dengan program OSIS tahun ini yang bisa dikatakan cukup kreatif dan memiliki banyak manfaat.

Lebih lanjut Zakaria mengatakan program wirausaha yang dilakukan oleh muridnya memang masih banyak kekurangan khususnya dari segi produk.

“Kedepanya akan kita perbaikan dan lakukan penyempurnaan,” Pungkasnya. ( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

Baca juga: Selama Ramadhan, Jumlah Sampah di Bungo Meningkat

Baca juga: Kemenaker Beri Penghargaan K3 kepada 16 Gubernur, Jambi Satu di Antaranya

Baca juga: Mantan Istri Kapten Vincent Muncul saat Isu Perselingkuhan Novita Condro, Nyindir Mantan Suami?

Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved