Berita Internasional

Kekuatan Laut NKRI Berkurang Usai KRI Nanggala Tenggelam, China Mendadak Kirim 3 Kapal Selam ke LCS

Hal itu juga bertempatan pula dengan insiden kecelakaan yang dialami oleh kapal selam Indonesia KRI Nanggala-402 di laut Bali.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
New York Times
China 

TRIBUNJAMBI.COM - China menjadi sorotan dunia kembali usai mengambil langkah untuk pertama kali dalam sejarah menugaskan 3 kapal perangnya sekaligus ke Laut China Selatan.

Hal itu juga bertempatan pula dengan insiden kecelakaan yang dialami oleh kapal selam Indonesia KRI Nanggala-402 di laut Bali.

Bahkan tak sedikit pula yang turut mempertanyakan soal tindakan China tersebut yang diduga memanfaatkan kesempatan.

Bagaimana tidak, di saat Indonesia sedang dirundung duka mengenai kabar tenggelamnya KRI Nanggala-402.

KRI Nanggala 402
KRI Nanggala 402 (grid)

Sejumlah negara tetangga pun langsung mengirim bantuan untuk ikut serta melacak keberadaan kapal selam yang dikabarkan hilang kontak pada Rabu Minggu lalu tersebut.

Tak sampai di situ saja, kabar duka dan ucapan bela sungkawa pun diungkapkan langsung oleh sejumlah negara namun tak ada ucapan dari pemerintah China untuk insiden kapal selma Indonesia tersebut.

Bahkan saat peringatan 72 tahun Angkatan Laut China, secara resmi Tiongkok juga menugaskan tiga kapal besar di Laut China Selatan.

Kabarnya kapal besar dengan berat 60.000 ton tersebut bakal mulai melakukan operasi di perbatasan Natuna Utara awal bulan depan.

Kapal perang ini meluputi kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, kapal penjelajah berpeluru kendali itu dan kapal pengangkut helikopter amfibi.

Melansir dari Defense News, penugasan tiga kapal perang ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu kawasan laut bersamaan.

Upacara pelepasan kapal untuk bertugas ini juga dilakukan di sela-sela peringatan ulang tahun Angkatan Laut China.

Upacara tersebut dilaksanakan di komplek angkatan laut Yulin dekat kota Sanya di pulau Hainan, China Selatan.

Informasi saja, Yulin adalah pangkalan utama Armada Laut Selatan milik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat.

Baca juga: Anggota DPR RI Kategorikan KKB Papua Sebagai Tindakan Terorisme: Mereka Menimbulkan Rasa Takut

Baca juga: Pemkab Kerinci Peringati Nuzul Quran

Baca juga: Jadwal Imsak Ramadhan Untuk Wilayah Medan Kamis 29 April 2021 atau 17 Ramadhan 1442 H

Wilayah tanggung jawab armada ini terletak di dekat perairan Laut China Selatan.

Dalam upacara peringatan tersebut juga terlihat Presiden China, Xi jinping yang menghadiri acara tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved