Banjir di Pulau Aro Kecamatan Pelawan Mengakibatkan Jembatan Ambruk
Bencana banjir beberapa waktu lalu di Sarolangun tidak hanya merendam rumah, namun banjir di Pulau Aro kecamatan Pelawan
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Bencana banjir beberapa waktu lalu di Sarolangun tidak hanya merendam rumah, namun banjir di Pulau Aro kecamatan Pelawan mengakibatkan jembatan ambruk.
Hal tersebut membuat aktivitas antara dusun di desa pulau Aro kecamatan Pelawan Sarolangun terhambat.
Arzon kades setempat mengatakan, jembatan kayu yang runtuh di terjang banjir membuat mobilitas masyarakat menjadi terganggu, dan membuat ratusan warga harus memutar jauh akibat jembatan tersebut.
ia juga mengatakan bahwa Jembatan tersebut merupakan penghubung dusun satu dua menuju dusun tiga pulau Aro Pelawan," katanya, Selasa (27/4/2021).
Menurutnya, jembatan tersebut dibangun oleh masyarakat setempat secara swadaya masyarakat dan jembatan tersebut sudah tiga kali putus sejak 2020 dikarenakan banjir.
Lanjutnya, jembatan pulau Aro tersebut adalah urat nadi bagi masyarakat, sebab tak hanya ada ratusan rumah warga. Namun di sana juga terdapat ladang milik para warga.
Untuk pengajuan kepemerintahan kabuputen, pihak desa menyebutkan sudah kerap kali mengajukan pembuatan jembatan dalam pengusulan saat Musrenbang namun hal tersebut tidak kunjung didapatkan.
Ia meminta kepada pihak pemerintah kabupaten Sarolangun serta provinsi Jambi dapat membangun jembatan yang ada di desanya secara permanen, agar masyarakat dapat aman saat melintas terutama saat banjir dan hujat deras.
Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini Semifinal antara PSG vs Man City Live Streaming TV Nasional
Baca juga: BMKG Prediksi Hujan di Provinsi Jambi Dalam Dua Hari Mendatang, Intensitas Sedang Hingga Tinggi
Baca juga: Kemenkumham Jambi Bagi-Bagi Takjil kepada Pengendara yang Melintas