Breaking News:

Berita Bisnis

Harga TBS Terus Tumbuh, Petani Sawit Jambi Harapkan Peran Pemerintah Dalam Pendampingan

Di tengah pandemi Covid-19 masyarakat yang memiliki lahan perkebunan sawit memang sedikit menguntungkan. Apalagi sejak setahun terakhir harga tandan

kompas.com
Petani menaikkan tandan buah segar kelapa sawit ke atas truk 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Di tengah pandemi Covid-19 masyarakat yang memiliki lahan perkebunan sawit memang sedikit menguntungkan. Apalagi sejak setahun terakhir harga tandan buah segar (TBS) sawit merangkak naik setiap bulannya. 

Pada tahun ini, harga TBS di Jambi selalu di atas Rp1.500 per kilogram, untuk usia tanam 10-20 tahun. Bahkan data terbaru dilansir Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, akhir April 2021 harga TBS sudah di atas Rp 2.300 perkilogram. 

“Harga TBS umur 10-20 tahun sebesar Rp 2.318,26 perkilogram, atau terjadi kenaikan sebesar Rp 67,72 perkilogram dari periode yang lalu,” kata Kepala Bidang Standarisasi harga dan Pemasaran hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Putri Rainun.

Peningkatan harga TBS ini menjadi kabar baik yang dirasakan petani sawit. Mufid misalnya satu di antara petani sawit asal Kabupaten Merangin, Jambi, ketika dihubungi Tribunjambi.com, Sabtu (24/4) mengatakan bahwa saat ini ia mulai merasakan keuntungan dari TBS yang ia tanam 10 tahun yang lalu.

Kata Mufid, keuntungan TBS mulai dirasakan kembali sejak harga sawit mulai perlahan naik. 

Namun permasalahan petani sawit bukan hanya sekadar di harga yang kadang merosot turun dan naik secara tiba. Tapi sejak petani menanam sawit petani sudah mulai mendapatkan masalah.

Misalnya pada tahap pertama menanam sawit kendalanya bibit yang ditanam bisa ada yang tumbuh dan yang mati. Banyak juga bibit yang sudah ditaman dimakan oleh binatang serta diserang hama.

Sehingga banyak bibit yang sudah ditaman tidak tumbuh besar secara berbarengan. Hal ini juga menjadi tugas bagi pemerintah untuk memberikan pelatihan kepada para petani terkait cara menanam bibit sawit yang unggul sehingga menghasilkan TBS yang berkualitas.

Baca juga: Kabar Gembira Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi Naik Lagi, Capai Rp 2.300 per Kilogram

Baca juga: Jalan Rusak dan Berlobang Truk Pengangkut Buah Sawit Terguling di Sekernan Muarojambi

Baca juga: Jaksa Hadirkan Seorang Petani Sawit Sebagai Saksi Untuk Terdakwa Syamsu Rizal

Sementara masih banyak petani sawit yang belum mengetahui cara memilih bibit sawit yang unggul. Sehingga meskipun bibit tumbuh dengan sempurna tapi menghasilkan TBS yang kecil.

Petani sawit lain yang bernama Amin asal Kabupaten Sarolangun Jambi  juga mengalami kesulitan yang berbeda. Amin mengatakan jika masuk dalam musim trek petani lagi-lagi mendapatkan masalah.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved