Breaking News:

Penganiayaan Perawat

NASIB Satpam RS Siloam Tak Berhasil Amankan Ayah Pasien Saat Aniaya Perawat, Kini Ikut Terancam

Peristiwa penganiayaan di RS Siloam Sriwijaya Palembang rupanya tak hanya berdampak pada perawat. Satpam RS Silioam Sriwijaya Palembang kena imbasnya.

Editor: Rohmayana
Tangkapan Layar Instagram
Sosok Pelaku Penganiaya Perawat, dan satpam yang dinilai diam saja saat terjadi insiden tersebut 

"Security tersebut menggunakan dari pihak ketiga, bukan murni dari RS Siloam. Pihak ketiga yang memang kami kontrak," kata Bona dikutip TribunnewsBogor.com dari Sripoku.com.

Baca juga: Begini Nasib Cosmos Satpam yang Hadang Pelaku Bom Bunuh Diri saat Akan Memasuki Gereja Katedral

Kini menurut Bona, keputusan soal nasib satoam di video dikembalikan pada pihak ketiga tersebut.

"Semua diserahkan kepada pihak ketiga. Menanggapi kasus kemarin sedang dilakukan oleh pihak vendor. Sudah dilakukan evaluasi dari pihak vendor," katanya.

Menurut Bona kebijakan terkait pemutusan kontrak kerja atau pun lainnya yang menyangkut dengan petugas keamanan tersebut merupakan wewenang dari vendor penyedia jasa tenaga keamanan.

"Dari vendor juga ada juga training dan refreshing," jelas Bona.

Baca juga: Berapa Gaji Mbak Lala, Pengasuh Rafathar Anak Nagita Slavina dan Raffi Ahmad? Kerap Terima Endorse

Melansir Sripoku.com, Proses penyidikan terhadap JT, tersangka pelaku kasus penganiayaan terhadap CRS, seorang perawat RS Siloam Palembang, terus dilakukan Polrestabes Palembang.

Hal Ini diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi ketika dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa (20/4/2021).

Tri mengatakan, hingga kini penyidikan terhadap JT masih berjalan.

Tangkapan layar seorang <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/perawat' title='perawat'>perawat</a> di <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/rs-siloam' title='RS Siloam'>RS Siloam</a> Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021).Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021). (TANGKAP LAYAR INSTAGRAM)

Untuk permintaan penangguhan tidak dikabulkan.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved