Breaking News:

Berita Merangin

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Merangin Divonis 1,7 Tahun Penjara

Selain Akmal, tiga terdakwa lain dalam perkara ini juga menjalani sidang putusan. yakni Ketua Pokja, Iskandar.

Dedy nurdin
Akmal Zen mantan kasatpol PP kabupaten Merangin Divonis 1,7 tahun pidana penjara dalam kasus korupsi pengadaan seragam dan atribut linmas tahun 2018. Sidang putusan dibacakan Rabu (21/4/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Akmal Zen, mantancKepala Satuan Polisi Pamong Pradja Kabupaten Merangin Divonis 1,7 tahun pidana penjara dalam kasus korupsi pengadaan seragam dan atribut Linmas untuk pengaman Pilkada tahun 2018. 

Dalam putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, Akmal Zen juga dihukum dengan pidana denda senilai 100 juta rupiah, subsider tiga bulan kurungan. 

Ia juga dihukum dengan membayar uang pengganti kerugian negara senilai 140 juta rupiah. Dikurangi dengan jumlah uang yang telah dititipkan oleh terdakwa melalui Kejaksaan Negeri Merangin. 

"Apa bila dalam tempo satu bulan setelah putusan pengadilan dinyatakan inkrah maka harta benda terdakwa dapat disita oleh jaksa untuk dilelang menutupi kerugian negara. Dalam hal tidak mencukupi, maka diganti sengan pidana penjara selama satu bulan," kata hakim Jon Efreddy, ketua majelis hakim, Rabu (21/4/2021). 

Menurut hakim terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagai mana dalam dakwaan primer. Sebaliknya, terdakwa Akmal Zen dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana dakwaan subsider. 

Yakni melanggar Pasal 3 Ayat (1), junto Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 2019 Tentang Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Putusan majelis hakim ini berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejari Merangin. Dalam tuntutan Jaksa menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer. 

Sebagai mana dalam Pasal 2 Ayat (1), junto Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 2019 Tentang Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  

Dalam tuntutan JPU Kejari Merangin, Akmal dituntut dengan pidana penjara selama 4 tahun. Menanggapi putusan ini, Arie Pratama, JPU Kejari Merangin menyatakan fikir-fikiri untuk menerima atau mengajukan banding atas putusan tersebut. 

Persidangan tersebut dipimpin majelis hakim yang diketuai Jon Effredi, didampingi dua hakim anggota, Srituti Wulansari dan Hiasinta Fransisca Manalu.

Selain Akmal, tiga terdakwa lain dalam perkara ini juga menjalani sidang putusan. yakni Ketua Pokja, Iskandar.  Direktur CV Fiko Putra Merangin, Suli Handoko, dan Achiruddin, yang mengerjakan proyek pengadaan ini. Achiruddin juga berstatus anggota polisi aktif. Saat kasus ini terjadi, dia menjabat Pejabat sementara Kanit Intelkam Polsek Tabir Ulu, Merangin. (Dedy Nurdin)

Baca juga: Digerebek Saat Layani Tamu, Tiga PSK di Kota Jambi Diamankan Tim Tindak 2 Satgas Pekat Siginjai

Baca juga: Lakukan Adegan Tak Pantas dengan Pasangan Lesbinya, Pengakuan Polwan Gadungan Ingin Buat Ortu Bangga

Baca juga: Editorial - Mewaspadai Sugesti Fiktif

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved