Anggota Kopassus yang Dikeroyok Mengalami Retak Pada Bagian Tengkorak
Oknum anggota Kopassus yang ditemukan dikeroyok di depan Obama Cafe menderita luka cukup parah.
Informasi yang diperoleh, anggota Kopassus berinisial DB dan anggota Brimob berinisial YSB.
Mereka ditemukan dalam keadaan tergeletak di trotoar.
Baca juga: Lawan Polisi Pakai Belati, Aksi Hasanusi Berujung Diringkus Polres Merangin
Baca juga: Prostitusi Online Tetap Menggeliat di Jambi Saat Bulan Puasa, Ini Buktinya!
Mereka lalu ditolong warga dan membawa ke rumah sakit menggunakan taksi.
Yusri tidak menjawab dengan tegas saat disinggung apakah keributan di tempat hiburan malam itu adalah pertikaian di antara kedua korban.
Dia hanya mengatakan, solidaritas TNI dan Polri masih solid.
"Oknum-oknum semua yang terlibat di sini masih akan dilakukan pendalaman oleh masing-masing kesatuannya," ungkapnya.
"Jadi saya minta tolong teman-teman (media) sabar semuanya,” tambah Yusri.
Dia menyebut kepolisian masih bekerja mendalami kasus tersebut.
Sejumlah saksi juga telah diperiksa terkait insiden berdarah di Jalan Falatehan depan Obama Cafe tersebut.
Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan ada enam saksi yang sudah diperiksa.
Namun Tubagus belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai insiden tersebut dan hasil keterangan dari saksi.
”Ini kan masih penyelidikan, masih kami periksa semua," ucapnya.
Sementara Kepala Penerangan Kopassus Letnan Kolonel Inf Achmad Munir tidak merespons permintaan konfirmasi yang dilayangkan Kompas.
Korban dibawa warga menggunakan taksi menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina untuk menjalani perawatan.
Saat sudah tiba di RSPP, Brimob YSB dinyatakan sudah meninggal dunia.