Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Tuhan Itu Baik
Bacaan ayat: Mazmur 138:2-3 (TB) - "Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu;
Tuhan Itu Baik
Bacaan ayat: Mazmur 138:2-3 (TB) - "Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku".
Oleh Pdt Feri Nugroho
Setiap orang pasti setuju bahwa Tuhan itu baik. Ia sebagai Pencipta alam semesta, dipastikan akan melakukan yang terbaik bagi kehidupan.
Sebagai sumber kehidupan, segala hal yang Tuhan lakukan, pasti berorientasi pada kehidupan.
Allah adalah kasih, demikian tulis Yohanes; memastikan bahwa segala hal yang Allah lakukan pasti didasarkan pada kasih yang ada pada diri-Nya.
Kasih terpancar dalam relasi yang harmonis. Kesepadanan, kesetaraan, keberhargaan, senantiasa mewarnai kehidupan yang didasarkan pada kasih.
Hasilnya, hidup akan selalu berpengharapan dengan percaya dan mempercayakan kehidupan kepada Tuhan, yang Mahabaik.
Persoalannya, seringkali pengakuan dan persetujuan akan Tuhan yang baik akan teruji dalam keadaan yang (terlihat) tidak baik.
Saat terjadi situasi yang tidak diharapkan terjadi, banyak yang mulai mempertanyakan dan meragukan kebaikan Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Tomas Si Peragu
"Jika Tuhan itu baik, mengapa Dia membiarkan keadaan menjadi tidak baik?", begitu komentar protes yang dilontarkan.
Rasanya sulit menerima pengakuan bahwa Tuhan itu baik sementara harus berhadapan dengan realita yang tidak baik.
Disinilah tantangan terjadi: bagaimana seseorang dapat menemukan kebaikan Tuhan ditengah kondisi yang dirasa tidak baik.
Berjuang menemukan makna dari setiap peristiwa dalam menemukan rangkaian kebaikan Tuhan yang melampaui akal budi.
Pengakuan akan kebaikan Tuhan, nampaknya perlu berjalan bersama dengan pengenalan akan Tuhan. Memang, manusia sebagai ciptaan tidak mungkin mengenal Tuhan secara utuh sebagai Pencipta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)