Breaking News:

Kisruh PKB

'Dosa Lama' Cak Imin Pada Gus Dur Diungkit Lagi, Jubir Yenny Wahid: Itu Terus Diingat Warga NU

Imron mengatakan PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sarat akan watak oligarkis dan nepotisme.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. 

Dosa Lama Cak Imin Pada Gus Dur Diungkit Lagi, Jubir Yenny Wahid: Itu Terus Diingat Warga NU

TRIBUNJAMBI.COM - Yenny Wahid putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akhirnya ikut berkomentar terkait kemelut di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Melalui juru bicaranya, Imron mengatakan PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sarat akan watak oligarkis dan nepotisme.

Imron menilai, watak oligarkis dan nepotisme merupakan hal yang tidak sehat bagi demokrasi.

Kata Imron, Yenny Wahid mengimbau pihak internal DPP PKB termasuk para sesepuh agar mengingatkan Cak Imin.

Yakni agar kembali kepada sejarah awal berdirinya partai.

"Kami khawatir, diamnya para sesepuh akan dianggap sebagai upaya perlindungan kepada Cak Imin yang memiliki sejarah kelam terhadap Gus Dur sehingga berdampak pada penilaian negatif kalangan akar rumput terhadap para sesepuh," kata Imron, diberitakan oleh Tribunnews.com sebelumnya.

Baca juga: Isu Kudeta Menguat, Yenny Wahid Putri Gus Dur Minta Sesepuh PKB Ingatkan Cak Imin

Baca juga: Cak Imin Ketakutan Dilengserkan Jadi Ketum, Ratusan Kader PKB Desak Muktamar Luar Biasa, PKB Gaduh

Imron bahkan menyinggung soal konflik di masa lalu, bagaimana perlakuan Cak Imin kepada Gus Dur dan hal itu masih terus diingat warga NU.

Saat itu banyak yang menyebut Cak Imin mengkudeta Gus Dur, dan hal itu dianggap 'dosa lama' yang sulit dilupakan warga NU.

Menurut Imron hal itu tak pantas dilakukan lantaran Gus Dur tidak sekedar Pendiri PKB, tetapi juga cucu Hadratus Syech Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama yang seharusnya tidak diperlakukan seperti itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved