Pak Dosen Modus Terapi Kanker Payudara, Barang Buktinya Sungguh Tak Disangka Orang
Tak disangka kelakuan dosen di Jember ini sangat tak bermoral. Apa yang dilakukan dosen tersebut sebenarnya?
Sebab, pelapor kasus itu adalah keponakan RH.
"Apalagi klien kami sudah merawat keponakannya sejak masih kecil," ujar Huda.
Sementara kuasa hukum korban, Yamini mengapresiasi kinerja penyidik Polres Jember yang terbilang cepat.
"Sudah ada penetapan tersangka. Tentunya kami akan terus mengawal kasus ini," tandas Yamini.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang dosen Unej dilaporkan ke polisi karena ditengarai melecehkan keponakan sendiri yang masih berusia 16 tahun.
Keponakan itu tinggal di rumah oknum dosen tersebut karena sedang menempuh pendidikan SMA di Jember.
Korban membuka perbuatan sang paman melalui unggahan status di media sosial.
Meski tidak menyebut nama sang paman, tetapi dia mengajak para korban pelecehan untuk berani bicara.
Status itu diketahui oleh ibu korban. Korban akhirnya mengakui perbuatan sang paman kepada sang ibu.
Pengakuan itu berbuntut pada pelaporan polisi.
Pelecehan itu memakai modus terapi kanker payudara oleh sang paman kepada keponakan.
"Karena perbuatan om-nya itu bukan sekali, tetapi sudah dua kali. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami ingin ada efek jera, supaya kasus serupa tidak terjadi lagi," tegas ibu korban.
(Surya.co.id/Sri Wahyunik)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pak Dosen Cabul di Jember Jadi Tersangka, Korban Dirawat Sejak Kecil, Modus Payudaranya Diterapi
Baca juga: 8 Zodiak Ini Akan Berbahagia Hari Rabu 14 April 2021, Keberuntungan Berpihak Pada Para Pemiliknya
Baca juga: 7 Shio Beruntung Rabu 14 April 2021, Karir hingga Asmara Akan Berjalan Mulus Sepanjang Hari Rabu
Baca juga: Ramalan 12 Zodiak Rabu 14 April 2021, Virgo Takut Ambil Risiko, Cancer Jangan Terlalu Sombong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21022016_korban-perkosaan_20160221_232943.jpg)