Berita Sungai Penuh
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Sungaipenuh Kembali Tiadakan Pasar Beduk
Pada 2021 ini Pemerintah Kota Sungai Penuh meniadakan pasar beduk atau pasar Ramadhan.
Penulis: Herupitra | Editor: Rahimin
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Sungaipenuh Kembali Tiadakan Pasar Beduk
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAIPENUH - Pada 2021 ini Pemerintah Kota Sungai Penuh meniadakan pasar beduk atau pasar Ramadhan.
Berarti sudah dua tahun berturut-turut tak ada pasar beduk di bulan Ramadan.
Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Sungai Penuh, Heryusman mengatakan, kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19. Sebab pasar adalah tempat berkumpulnya masa.
Meski tak ada pasar beduk, namun perekonomian di kota Sungai Penuh harus tetap bangkit. Solusinya Pemkot mengizinkan masyarakat menjadikan rumah mereka sebagai tempat berjualan.
“Ya, tahun ini pasar beduk tidak ada. Tapi kita menganjurkan masyarakat yang ingin berjualan untuk dari rumah saja, karena ini jauh lebih aman,“ ungkapnya.
Heryusman juga mengimbau pedagang untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan menyediakan tempat cuci tangan.
• Disnakertrans Provinsi Jambi Belum Terima SE Terkait Pemberian THR Kepada Pekerja Tahun Ini
• Durasi Belajar Satuan Pendidik di Batanghari Tetap Sama Pada Masa Pandemi Covid-19
• Tinggi Debit Air Sungai Batanghari Telah Surut dan Kembali Normal
Tak adanya pasar beduk atau pasar Ramadhan dikeluhkan pedagang.
Menurut mereka pasar Ramadhan itu sangat penting, dan menandakan kita sedang di bulan Ramadhan.
“Rasanya tahun ini sama saja, tidak ada beda sama bulan yang lain, kalau dulukan rame. Masyarakat mau belanja makanan ada pada satu tempat. Kalau seperti ini omset kita menurun jadinya, tapi apapun kebijakan pemerintah saya tetap patuh, karena tujuan juga baik untuk kita semua," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-pasar-beduk343.jpg)