Breaking News:

Berita Jambi

Disnakertrans Provinsi Jambi Belum Terima SE Terkait Pemberian THR Kepada Pekerja Tahun Ini

Aturan pembayaraan Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja untuk 2021 belum diturunkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi

tribunjambi/zulkifli
Dedi Ardiansyah, Kabid Pembinaan Wasnaker dan Hubungan Indusrial Disnakertrans Provinsi Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkipli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Aturan pembayaraan tunjangan hari raya (THR) pekerja untuk 2021 belum diturunkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi.

Pihak Provinsi Jambi mengakui surat tersebut belum dikirimkan pusat. 

Kepala Bidang Pembinaan Wasnaker dan Hubungan Indusrial Disnakertrans Provinsi Jambi Dedi Ardiansyah mengatakan, pihaknya belum menerima Surat Edaran dari Menteri.

Pihaknya baru akan diundang rapat secara daring (online) pada Rabu (14/4/2021) besok. 

“Kita akan rapat tentang SE pelaksanaan THR 2021 itu, tetapi suratnya belum diedarkan ke kami. Bisa jadi besok sekalian disampaian SE untuk kami (Pejabat Disnaker se -Indonesia),” sebutnya Selasa (13/4/2021).

Ditanya terkait satgas dan posko pengaduan THR yang akan dibentuk, Dedi menyebutkan jika berkaca pada tahun 2020, banyak posko yang dibentuk. Yakni di Disnaker Provinsi, lalu pada 3 UPTD  Disnaker Provinsi dan pada Disnaker Kabupaten Kota.

Sementara, untuk kewajiban perusahaan membayar penuh THR pekerja ia juga belum bisa berkomentar. Hingga sejauh ini, ia mengakui belum ada perusahaan yang mengeluh tak bisa bayar penuh THR karyarwan.

“Yang jelas sejauh ini peraturan baru belum didapat. Akan tetapi, pada peraturan terakhir yang kita teriman tekait perusahaan pada masa Covid-19 memang ada negosiasi (THR) dibunyikan disana. Kendati demikian harapan kita semua THR pekerja dibayar penuh dan tak ada alasan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya pada 13 April, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Durasi Belajar Satuan Pendidik di Batanghari Tetap Sama Pada Masa Pandemi Covid-19

Tinggi Debit Air Sungai Batanghari Telah Surut dan Kembali Normal

Suami Ngamuk Istri Bikin TikTok dengan Pria Lain, Misteri Kematian Pria Dengan 24 Bacokan Terkuak

Dalam surat edaran tersebut, Ida menyatakan bahwa SE pelaksanaan THR berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan pekerja/buruh yang bersangkutan,” tegasnya.

Adapun dalam pelaksanannya, pembayaran THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

Penulis: Zulkipli
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved