Breaking News:

Berita Nasional

Reaksi Netizen Lihat Penampakan Serda Ucok, Eks Kopassus yang Jadi Eksekutor Napi di Lapas Cebongan

Sosok itu kini sudah tak lagi menjadi prajurit Kopassus setelah tersandung kasus pembunuhan napi di Lapas Cebongan.

Kolase/Tribunjambi.com
Serda Ucok kini usai sempat menghebohkan lapas Cebongan 2013 silam 

TRIBUNJAMBI.COM - Sosok prajurit Kopassus bernama Serda Ucok pernah jadi sorotan di tahun 2013.

Sosok itu kini sudah tak lagi menjadi prajurit Kopassus setelah tersandung kasus pembunuhan napi di Lapas Cebongan.

Jadi, masih ingatkah anda dengan Serda Ucok sang eksekutor napi di di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta?

Nama Serda Ucok Tigor sempat jadi perbincangan hangat pada tahun 2013 silam.

Dilansir dari Tribunjambi.com dari Kompas.com, Serda Ucok dan beberapa anggota Kopassus lainnya diketahui menembak mati empat tahanan titipan Polda DIY, pada pada 23 Maret 2013.

SERDA UCOK - Sejumlah anggota Kopassus terdakwa penyerangan Lapas Cebongan menemui warga pendukung seusai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (22/8/2013). Puluhan warga dari berbagai elemen memberikan dukungan kepada 12 anggota Kopassus terdakwa penyerangan Lapas Cebongan yang tengah menjalani proses persidangan dan diagendakan pada 5 September 2013 akan mendapatkan vonis dari majelis hakim.
SERDA UCOK - Sejumlah anggota Kopassus terdakwa penyerangan Lapas Cebongan menemui warga pendukung seusai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (22/8/2013). Puluhan warga dari berbagai elemen memberikan dukungan kepada 12 anggota Kopassus terdakwa penyerangan Lapas Cebongan yang tengah menjalani proses persidangan dan diagendakan pada 5 September 2013 akan mendapatkan vonis dari majelis hakim. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI)

Empat tahanan itu merupakan tersangka dari penganiayaan yang menewaskan seorang anggota TNI AD, bernama Sertu Santoso, di Hugo's Cafe Yogyakarta.

Keempat tahanan yaitu Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu, yang ditembak di hadapan puluhan narapidana lainnya.

Atas kejadian itu, Serda Ucok Tigor Simbolon harus divonis 11 tahun penjara.

Serda Ucok juga berjanji setelah upaya hukum selesai akan memboyong keluarganya pindah ke Yogyakarta.

Ucok pun mengaku sangat terkesan dengan masyarakat Yogya yang selama proses sidang telah mendukungnya dan terus memberikan semangat kepadanya.

Halaman
1234
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved