Lia Eden Meninggal Dunia
INGAT Lia Eden? Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjang dari Pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan
Masih ingat dengan sosok Lia Aminuddin alias Lia Eden? sosok yang viral dengan sekte Kerajaan Tuhan itu dikabarkan meninggal dunia.
TRIBUNJAMBI.COM - Masih ingat dengan sosok Lia Aminuddin alias Lia Eden? sosok yang viral dengan sekte Kerajaan Tuhan itu dikabarkan meninggal dunia.
Ya, Lia Eden sempat buat publik gempar karena sekte sesat Kerajaan Tuhan yang dipimpinnya sendiri.
Wanita tersebut bahkan pernah menjalani hukuman karena kasus penodaan agama.
Kabar meninggalnya Lia Eden pun diketahui dari postingan di media sosial.
Sedangkan Lia Eden meninggal dunia pada hari Jumat (9/4/2021) lalu.

"Lia Eden (Lia Aminudin) yang sejak 1995 meyakini terus menerima bimbingan malaikat Jibril telah meninggal," demikian dikutip dari akun Facebook Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk), Minggu (11/4/2021).
Sebelum Lia Eden meninggal dunia, ia pun pernah menghebohkan warga Indonesia di tahun 2000-an.
Lia Eden kemudian ditangkap dan diproses oleh pihak kepolisian kala itu karena penodaan agama.
Ia pun ditetapkan sebagai tersangka, dan menjalani harus hukuman dua tahun penjara.
Rabu (28/12/2020), tepat pada 15 tahun yang lalu, polisi menangkap pemimpin sekte Kerajaan Tuhan (God's Kingdom Eden).
Aksi kegiatan sekte Kerajaan Tuhan itu berlangsung di kediaman Lia Eden, yang berlokasi di Jalan Mahoni RT 005 RW 008 Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Lia Eden pun ditangkap atas dugaan penodaan agama, menghasut, dan mengajak masyarakat untuk mengikuti ajarannya.
"Kami menahan karena memiliki cukup bukti sehubungan dengan tindakan yang dia lakukan dengan cara menyebarkan ajaran agama yang tidak benar," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Metropolitan Jaya Komisaris Besar Mochamad Jaelani, dilansir dari Harian Kompas edisi Jumat, 30 Desember 2005.
Menurut Jaelani, tidak ada dalam ajaran agama manapun bahwa nabi berasal dari etnis tertentu di Jakarta.
"Apalagi dia mengaku-aku sebagai Malaikat Jibril," ujar Jaelani.