Breaking News:

Sembako di Kota Jambi Naik Harga Jelang Ramadan Dinilai Masih Wajar

Budi menilai, masyarakat kita memiliki kebiasaan untuk melakukan sedekah saat berpuasa. Sehingga daya beli naik.

Ade setyawati
Suasana di pasar di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga pangan di pasar rakyat Kota Jambi masih relatif stabil. Sekalipun terdapat kenaikan, namun hal ini dinilai masih dalam batas wajar.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan dan Stabilisasi Bapokting, Disperindag Kota Jambi, Budi Kurniawan menyatakan sudah melakukan konfirmasi kepada bidang ritel untuk memastikan ketersediaan stok pangan.

"Ramadhan 2021, ketersediaan stok sembako di Kota Jambi dipastikan aman. Masyarakat kami minta untuk bijak dalam berbelanja dan tidak berlebihan agar harga komoditas bisa terjaga," ungkapnya, Kamis (8/4/2021).

"Untuk sembako, khususnya yang ada di pasar rakyat, stok terbilang sangat cukup untuk menjelang bulan ramadhan hingga pada lebaran nanti," tambahnya.

Komoditas yang ada di pasar rakyat rata-rata semuanya sudah naik. Namun Budi menjelaskan masih dalam batas wajar kenaikannya.

"Biasanya yang mengalami kenaikan itu ayam, cabai merah, cabai rawit, dan bawang," jelasnya.

Ia mengatakan dalam minggu lalu 29 Maret - 4 April komoditas yang alami kenaikan antara lain beras, minyak goreng, cabe merah, cabe rawit, dan kacang-kacangan.

"Naiknya tidak terlalu tinggi. Misalkan pada beras perkilonya naik Rp 500 per kg, cabai merah naik Rp 2000 per kg, dan yang alami kenaikan tinggi adalah cabai rawit hijau yang sampai naik Rp 5.143 per kg," jelasnya.

Budi menilai, masyarakat kita memiliki kebiasaan untuk melakukan sedekah saat berpuasa. Sehingga daya beli naik.

Selain itu juga ketakutan masyarakat pula yang menjadi faktor naiknya harga. Seperti takut kehabisan stok bahan makanan di pasar.

"Sebenarnya stok itu akan lancar-lancar saja apabila tidak ada kendala saat pengiriman. Masyarakat seperti ada sugesti yang seakan-akan barang tersebut akan langka," katanya.

Sehingga ini mendorong masyarakat untuk belanja lebih dari kebutuhan.

"Seharusnya konsumen membeli sesuai dengan kebutuhan tidak dengan keinginan, agar harga tetap stabil," pesannya.

Baca juga: Tokoh Masyarakat: Tak Untungkan Masyarakat, Rencana Tambang Batubara di Muara Kilis Harus Ditolak

Baca juga: Rukyatul Hilal di Jambi Dilaksanakan Tanggal 12 April 2021

Baca juga: VIDEO Premium Ditiadakan, Ini Harga Pertalite di Jambi Jadi Lebih Murah

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved