Breaking News:

Dalam 40 Hektare Lahan, Polda Jambi Menutup 300 Sumur Minyak Ilegal di Batanghari

Ratusan sumur tersebut berada di lahan seluas 40 hetare. Namun, masih banyak potensi sumur-sumur ilegal yang belum disentuh karena kesulitan medan tem

Aryo Tondang
Polda Jambi Tutup 300 Sumur Minyak Ilegal di 40 Hektare Area Lahan di Bungku 

TRIBUNJAMBI.COM - Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono terjun langsung ke lapangan memimpin operasi razia ilegal drilling di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Razia yang berlangsung selama 3 hari tersebut, sukses menutup hampir 300 sumur minyak ilegal dan 30 bak seller.

Ratusan sumur tersebut berada di lahan seluas 40 hetare. Namun, masih banyak potensi sumur-sumur ilegal yang belum disentuh karena kesulitan medan tempuh.

Razia tersebut, Sigit didampingi Bupati Batanghari M. Fadhil Arief, Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto, Kajari, dan Pabung Kodim 0415/Bth, beserta forkopimda Batanghari lainnya.

Berangkat dari Polres Batanghari, para rombongan menempuh jalan yang terjal dan berlubang. Menggunakan mobil, jarak tempuh hingga ke tujuan para rombongan memakan waktu 2 jam hingga sampai ke Desa Bungku.

Sigit didampingi Forkopimda Batanghari mengecek langsung sumur minyak ilegal yang dirusak dan ditutup oleh petugas gabungan Polda Jambi.

"Upaya yang dilakukan dalam konteks penegakan hukum dengan penertiban terhadap sumur - sumur minyak ilegal yang masih beroperasi agar tidak aktif lagi dan tidak bernilai ekonomis," kata Sigit, Rabu (7/4/2021).

Dijelaskannya, pengrusakan sumur minyak ilegal ini yang menjadi salah satu kunci supaya pelaku atau pemodal yang masih menggunakan lahan Desa Bungku sebagai aktivitas ilegal drilling tidak lagi kembali dan tidak lagi memiliki daya tarik.

Baca juga: Arti Mimpi Tentang Hujan, Bisa Jadi Menunjukkan Kerugian Besar Bagi yang Memiliki Banyak Uang

Baca juga: Diiming-imingi Uang Banyak, Anak SD Nyaris Terjerumus Portitusi Online, Sudah Diboking 3 Pria

Baca juga: Polda Jambi Tutup 300 Sumur Minyak Ilegal di 40 Hektare Area Lahan di Bungku

Katanya, dampak dari aktifitas ilegal drilling ini sangat besar terhadap alam karena dapat menyebabkan tercemarnya air, tanah, udara dan kesehatan masyarakat.

Sehingga, pihaknya tidak hanya melakukan razia, setelah menutup sumur, pihaknya melakukan rehabilitasi awal dengan cara meratakan tanahnya agar bisa rehabilitasi kembali terhadap alam dan hijau kembali.

Halaman
12
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved