Breaking News:

Berita Kota

Polda Jambi Tutup 300 Sumur Minyak Ilegal di 40 Hektare Area Lahan di Bungku

Sementara itu, Bupati Batanghari M. Fadhil Arief menyatakan potensi untuk menjadi pertambangan rakyat di Desa Bungku ini sangat besar

Aryo Tondang
Polda Jambi Tutup 300 Sumur Minyak Ilegal di 40 Hektare Area Lahan di Bungku 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Ditreskrimsus Polda Jambi terus lakukan upaya penindakan hingga penutupan sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Pada Rabu 7 April 2021, Polda Jambi, yang dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono terjun langsung ke lapangan memimpin operasi razia ilegal drilling di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. 

Hasilnya, razia yang berlangsung selama 3 hari tersebut, sukses  menutup hampir 300 sumur minyak ilegal dan 30 bak seller. 

Ratusan sumur tersebut berada di lahan seluas 40 hetare. Namun, masih banyak potensi sumur-sumur ilegal yang belum disentuh karena kesulitan medan tempuh.

Razia tersebut, Sigit didampingi Bupati Batanghari M. Fadhil Arief, Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto, Kajari, dan Pabung Kodim 0415/Bth, beserta forkopimda Batanghari lainnya. 

Berangkat dari Polres Batanghari, para rombongan menempuh jalan yang terjal dan berlubang. Menggunakan mobil, jarak tempuh hingga ke tujuan para rombongan memakan waktu 2 jam hingga sampai ke Desa Bungku

Sigit didampingi Forkopimda Batanghari mengecek langsung sumur minyak ilegal yang dirusak dan ditutup oleh petugas gabungan Polda Jambi

"Upaya yang dilakukan dalam konteks penegakan hukum dengan penertiban terhadap sumur - sumur minyak ilegal yang masih beroperasi agar tidak aktif lagi dan tidak bernilai ekonomis," kata Sigit, Rabu (7/4/2021).

Dijelaskannya, pengrusakan sumur minyak ilegal ini yang menjadi salah satu kunci supaya pelaku atau pemodal yang masih menggunakan lahan Desa Bungku sebagai aktivitas ilegal drilling tidak lagi kembali dan tidak lagi memiliki daya tarik. 

Katanya, dampak dari aktifitas ilegal drilling ini sangat besar terhadap alam karena dapat menyebabkan tercemarnya air, tanah, udara dan kesehatan masyarakat. 

Halaman
12
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved