Breaking News:

PSU Pilgub Jambi

Kapolda Jambi akan Tindak Tegas Pelaku Politik Uang Jelang PSU di 88 TPS, Rachmad: Langsung Ekspose

Tidak main-main, Rachmad menegaskan akan memidanakan langsung yang terbukti terlibat dalam politik uang, dan akan diekspos ke umum

Tribunjambi/Aryo Tondang
Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo soal PSU Pilgub Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengaku akan menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam politik uang, jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Provinsi Jambi di 88 TPS yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Tidak main-main, Rachmad menegaskan akan memidanakan langsung yang terbukti terlibat dalam politik uang, dan akan diekspos ke umum, sebagai efek jera bagi para tim sukses dan para Paslon.

Menurutnya, dengan mengekspos para pelaku politik uang ini, akan dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat, sehingga akan berdampak pada jumlah pemilih yang akan didapat oleh Paslon Gubernur, yang timnya terbukti terlibat Money Politic.

"Jangan main-main dengan politik uang, kita akan pidanakan, dan langsung kita ekspos ke media, agar masyarakat tahu," kata Rachmad, saat Cofe Morning dengan wartawan Selasa (6/4/2021) pagi.

"Satu jam setelah kita tangkap, langsung kita ekspos," tegasnya.

Ia mengaku akan melaksanakan patroli besar, jelang hari pemilihan, untuk meminimalisir poltik uang, agar kondusifitas proses pemilihan pada hari H tetap terjaga.

Ia menambahkan, PSU Pilgub Jambi, yang akan berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi, Kerinci, Batanghari, Kota Sungai Penuh dan Tanjung Jabung Timur, dengan total 29 ribu DPT tidak hanya fokus pada politik uang.

Dia memaparkan, tindakan intimidasi terhadap pemilih untuk menentukan pilihan, intimidasi terhadap panitia dan intimidasi dari setiap paslon hal yang juga jadi perhatian.

Kemudian, penyebaran informasi yang tidak benar juga menjadi perhatian oleh pihaknya, demi melancarkan PSU mendatang.

Menurutnya, saat ini, ia sudah memantau satu diantara tim paslon yang mulai angkat bicara di media sosial, yang diduga sengaja untuk memperkeruh suasana.

"Penyebaran informasi ini juga wajib kita perhatikan, agar tidak ada kabar yang tidak benar beredar," tutupnya.

Baca juga: Kunjungan Museum Meningkat, Mayoritas Kunjungan dari Mahasiswa dan Siswa

Baca juga: HEAD TO HEAD Real Madrid Vs Liverpool di Perempat Final Liga Champions, Link Nonton TV Online SCTV

Baca juga: Anggota DPRD Kota Jambi Pantau Langsung Kegiatan Vaksin Lansia di Kantor Lurah

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved