Health and Beauty

Saatnya Masyarakat Membantu Pemerintah, Vaksin Astrazeneca Direspon Positif Warga

Sebelumnya Vaksin Sinovac telah mendapat reaksi yang beragam dari masyarakat, ada yang menerima dengan positif dan tidak sedikit

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/rwa.
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin AstraZeneca kepada seorang karyawan perbankan di Mandiri University ,Batam, Kepulauan Riau, Jumat (26/3). Sebanyak 3.977 orang karyawan perbankan di Kota Batam mendapatkan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca dosis pertama. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebelumnya Vaksin Sinovac telah mendapat reaksi yang beragam dari masyarakat, ada yang menerima dengan positif dan tidak sedikit pula yang menolak vaksin tersebut.

Setelah vaksinasi mulai dilaksanakan di Jambi, mulai dari tenaga medis, TNI, Polri, dan pelayanan publik lainnya, pandangan masyarakat mulai positif tentang Vaksin Sinovac.

Meskipun begitu, selain Vaksin Sinovac Indonesia memasukkan vaksin jenis baru, yaitu Vaksin Astrazeneca yang akan digunakan di Indonesia termasuk Jambi.

Reaksi penolakan masyarakat kepada Vaksin Sinovac tidak terjadi pada Vaksin Astrazeneca, tanggapan masyarakat lebih positif ketimbang sebelumnya, meskipun begitu penolakan tetap ada di masyarakat.

Tanggapan beberapa masyarakat calon penerima vaksin di Kota Jambi, ada yang masih ragu dan ada juga yang menantikan vaksin tersebut demi Indonesia lebih baik.

"Waktu Vaksin Sinovac digunakan di Jambi, saya memang sempat menolak dan baik Vaksin Sinovac maupun vaksin baru yang sekarang, sepertinya saya masih ragu, dan tidak sedikit juga pemberitaan negatif tentang dua vaksin tersebut," jelas Yanti (45).

Meskipun masih ada yang ragu dan belum yakin terhadap vaksin tersebut, tidak sedikit juga yang percaya dan mendukung pemerintah tentang penyaluran vaksin.

"Saya sebagai masyarakat calon penerima vaksin sangat positif dengan Vaksin Astrazeneca, meskipun saat Vaksin Sinovac sempat ragu tapi sekarang sudah tidak lagi pasti perintah mengupayakan yang terbaik bagi rakyat dan negaranya," ucap Jimi (42).

Pandemi Covid-19 sudah setahun terakhir menjadi permasalahan di Indonesia, demi Indonesia yang lebih baik dan normal kembali, masyarakat sudah siap divaksin.

Pemerintah juga sudah melakukan semaksimal mungkin untuk menanggulangi pandemi Covid-19, dan saatnya masyarakat membantu dan mempermudah pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

"Saya sangat percaya pada pemerintah, dan pemerintah juga sudah mengupayakan yang terbaik dalam menanggulangi masa pandemi Covid-19 ini dalam setahun terakhir, saya sangat mendukung dan siap menerima vaksin baru tersebut, demi Indonesia terbebas dari pandemi dan normal kembali," tutup Aliong (36).

Dinkes: Khusus untuk Polri

DINAS Kesehatan Provinsi Jambi menyebut tidak perlu khawatir terhadap penggunaan vaksin astrazeneca. Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar mengklaim, vaksin ini aman dan tidak menimbulkan efek yang membahayakan. Raflizar menyampaikan, dalam peruntukannya di Jambi, vaksin jenis ini akan diberikan kepada Polri.

“Ini sudah kita kirim (ke polisi). Ini memang khusus untuk anggota Polri,” katanya, Rabu (31/3).

Untuk Jambi, sejauh ini sudah didatangkan 250 vial atau sebanyak 2.500 dosis vaksin pada Jumat (26/3).
Kendati peruntukannya kepada anggota Polri, Raflizar belum bisa memastikan apakah vaksin ini juga akan diberikan kepada masyarakat.

Pihaknya sampai kini masih menunggu petunjuk dari pusat sembari menunggu kedatangan vaksin selanjutnya. Jika yang datang vaksin astrazeneca, tidak menutup kemungkinan vaksin asal Inggris itu juga disuntikkan kepada masyarakat.

Masih dari keterangan Raflizar, vaksin astrazeneca ini tidak berbeda dengan sinovac, hanya berbeda produk saja. Sebelumnya, vaksin tersebut diantarkan langsung oleh PT Biofarma dari Bandung ke gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.
Menurutnya, ini merupakan vaksin jenis baru dan sudah diresmikan dan juga sudah diuji. Vaksin itu akan dilakukan didistribusikan ke kabupaten/kota sesuai dengan kebutuhan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved