Berita Merangin
Misa Malam Paskah di Bangko, Romo Agustinus Ajak Umat Solider dengan Orang Lemah
Pesan itu disampaikan Romo Agustinus Kelik SCJ saat memimpin Misa Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko, Sabtu (3
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Setiap umat manusia memiliki kelebihan, untuk itu Romo Agustinus Kelik SCJ ajak umat Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko semakin solider.
Pesan itu disampaikan Romo Agustinus Kelik SCJ saat memimpin Misa Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko, Sabtu (3/4/2021) malam.
Romo menyebutkan bahwa dalam diingatkan pada cinta kasih Maria Magdalena kepada Yesus Kristus yang terus menemani hingga mati di Kayu Salib.
Baca juga: Sungai Batanghari Berangsur Surut, Air yang Menggenangi Rumah Warga Mulai Berkurang
Baca juga: Pantau Ketersediaan Pangan Jelang Ramadhan, Sudirman Sidak ke Pasar Angso Duo
Baca juga: Belasan Desa di Sarolangun Belum Tersentuh Jaringan
Maria yang mengalami perubahan dari wanita penghibur itu setelah bertemu dengan Yesus dan mengurapi kakinya.
Setelah Yesus wafat, Dia menampakkan diri untuk yang pertama kali kepada Maria Magdalena yang mengunjungi makam Yesus.
Manusia diciptakan Tuhan amat sangat baik. Manusia yang diciptakan dari abu dan debu, artinya memiliki kelemahan dan kerapuhan.
Maka hal itu membuat umat-Nya kerab mendua dari sesama dan Tuhan. Maka bagi manusia yang mendua akan mendapatkan hukuman dengan sendirinya.
Sehingga umat diminta untuk tidak menduakan Tuhan, sebab Allah mengutus anak-Nya ke dunia ini untuk menebus dosa dan akan mencurahkan rahmad nya.
"Allah akan mencurahkan rahmad-Nya kepada kita karena Dia adalah kudus," sebut Romo.
Sesuai dengan tema Pasakah tahun 2021 yakni Membangun Kehidupan Ekonomi yang Berbelarasa, Semakin Bertobat, Semakin Soider diteladankan Maria Magdalena yang setia kepada Yesus sampai rela mati di kayu salib.
"Mari kita semakin solider dengan orang orang lemah, baik itu secara fisik, ekonomi dan iman," tutup Romo.
