Breaking News:

Berita Merangin

Menikmati Eksotisnya Air Terjun Goa Kambing Kabupaten Merangin

Dari 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi, Kabupaten Merangin merupakan satu-satunya Kabupaten yang kaya dengan objek Wisata alam. Kekayaan alam itu mu

ist
Air Terjun Goa Kambing Kabupaten Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Kabupaten Merangin kaya akan objek wisata, diantaranya air terjun Goa Kambing yang sangat eksotis untuk dikunjungi.

Dari 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi, Kabupaten Merangin merupakan satu-satunya Kabupaten yang kaya dengan objek Wisata alam. Kekayaan alam itu mulai dari taman bunga, danau, telaga, gunung, air terjun dan geopark yang sudah diusulkan menjadi warisan dunia.

Baru baru ini Air Terjun Goa Kambing di Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin menggugah minat banyak pengunjung.

Baca juga: DMI dan MUI Kota Jambi akan Sosialisasikan Penerapan Ibadah Ramadhan saat Pandemi

Baca juga: Kecelakaan Maut di Muarojambi, Dua Pengguna Jalan Meninggal Dunia di Kilometer 61

Baca juga: Polsek Jelutung Terus Buru WJ Spesialis Bongkar Rumah dan Curanmor Lintas Provinsi

Air terjun yang terletak dibawah kaki Gunung Masurai ini sangat eksotis dengan dua cabang air yang berdampingan turun dari atas bebatuan.

Jika sahabat tribun ingin sampai ke tempat Objek wiasata alam ini bisa menggunakan kendaraan roda dua atau berjalan kaki menghabiskan waktu 30 atau 50 menit dari desa.

Sementara dari Kota Bangko, Kabupaten Merangin menuju desa membutuhkan waktu sekitar sekitar dua jam.

Nah jika ingin menikmati liburan ditengah pesatnya bekerja, air terjun ini dapat dijadikan pilihan. Sebab lokasinya tidak jauh dari perkebunan warga dan air terjun ini berada didalam hutan yang asri.

Tentu hal ini akan menambah spot foto bagi instagtambel jika ingin memfosting dan membagikannya kepada followers.

Pemuda Tanjung Berugo, Safari menyebutkan bahwa sebenarnya sejak 2011 lalu, Air terjun Goa Kambing sudah banyak pengunjung melakukan Camping Ground, dan banyak pengunjung. Namun pada saat itu kurangnya promosi sehingga kurang dikenal ditengah Masyarakat.

"jadi memang baru dikelola dan dipromosikan ahir tahun 2020 ini, sejak akses jalan masuk kedesa sudah di Aspal, kemarenkan masuk desa payah," sebut Muhammad Safari.

Halaman
123
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved