Berita Kriminal

Polisi Terus Buru Pelaku Pembacokan Yang Membuat Siswa SMAN 7 Kota Jambi Meninggal Dunia

Unit Reskrim Polsek Telanaipura terus dalami keributan antar suporter futsal yang berujung pembacokan terhadap SR (17), siswa  SMAN 7 Kota Jambi

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
TRIBUNBALI/PRIMA
Ilustrasi Pembacokan. Polisi Terus Buru Pelaku Pembacokan Yang Membuat Siswa SMAN 7 Kota Jambi Meninggal Dunia 

Polisi Terus Buru Pelaku Pembacokan Yang Membuat Siswa SMAN 7 Kota Jambi Meninggal Dunia

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Unit Reskrim Polsek Telanaipura terus dalami keributan antar suporter futsal, yang berujung dengan pembacokan terhadap SR (17), siswa  SMAN 7 Kota Jambi, Senin (29/3/2021) lalu.

SR sendiri sempat mengalami masa kritis, dan dirawat di RSUD Raden Mattaher, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (1/4/2021) kemarin.

Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra mengatakan, saat ini, pihaknya terus mendalami kasus tersebut, sementara pelaku masih dalam pengejaran.

Namun, ia tidak menyebut pasti, jumlah pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran.

"Yang pasti pelaku masih kita kejar, untuk indikasi jumlah pelaku masih kita dalami," kata Yumika, Jumat (2/4/2021) sore.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Jambi  SR (17) kritis, usai mendapat luka bacok di bagian kepalanya, Senin (29/3/2021) malam.

SR terkapar saat kepalanya dihantam menggunakan senjata tajam jenis samurai, hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Radden Mattaher.

Insiden nahas tersebut berawal saat, satu diantara SMA Negeri di Kota Jambi sedang melakukan pertandingan futsal dengan satu diantara SMA swasta di Kota Jambi di GOR Kotabaru, Senin malam.

Kemudian susana memanas, saat SMA swasta tersebut kalah telak, dengan skor 5:0 dengan SMA lawannya.

Para suporter yang berada di tribun penonton sempat terlibat keributan, namun masih dapat dikendalikan.

D, rekan korban menuturkan, saat itu, tim dari lawan sekolahnya tidak terima dengan kekalahan, hingga berujung bentrokan kecil di dalam GOR.

Tidak diduga, keributan terus berlanjut, saat korban dan rekannya menuju jalan pulang, tiba-tiba 5 orang pelaku menghampiri korban, dan melakukan penyerangan hingga korban terkapar, dan kritis.

Kejadian itu tepat terjadi di kawasan Buluran, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi pada, Senin (29/03) sekitar pukul 18.30 WIB.

VIDEO: Fiktifkan Dana Desa Mantan Kepala Desa Seponjen Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi Buru Dua Rekan Komeng Spesialis Jambret Kalung di Kota Jambi Berperan Jadi Joki dan Eksekutor

Siap-siap, Pelanggar Lalu Lintas Juga Bakal Dipantau di 23 Persimpangan di Kota Jambi

Kata D, sebelum pergi meninggalkan GOR, kelompok dari lawan tanding futsalnya sempat mengancam korban dan rekannya tersebut.

"Awalnya gak terima hasil pertandingan bang, terus mereka ngancam bilang nunggu kami," kata D Senin (29/3/2021) malam.

"Ternyata, mereka sudah ngejar pas kami balik dan ketemu di Buluran," bilangnya.

Saat aksi kejar-kejaran berlangsung, korban sempat tertinggal dengan rombongannya hingga menjadi sasaran empuk bagi para pelaku.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved