Breaking News:

Jika Ingin Konflik Tak Berlarut-Larut, Andi Mallarangeng Berikan Saran Begini: Sedang Sedih Mereka

Terlebih jika langkah yang dimabil kubu Moeldoko adalah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

KOMPAS/ALIF ICHWAN
Andi Mallarangeng 

Saat ditanya apakah Andi Mallarangeng sudah saling mengontak dengan petinggi Demokrat versi KLB.

"Saya penasaran, sudah kontakan dengan Bang Johny Allen dan kawan-kawan, itu kan kawang-kawan abang Andi Mallarangeng juga?" tanya host TVOne.

Andi Mallarangeng justru tertawa mendengar pertanyaan itu.

"Enggak, mungkin sedang sedih mereka," ujar Andi Mallarangeng tetawa terbahak-bahak.

Baca juga: BREAKING NEWS Kota Sungai Penuh Kembali Naik Status Zona Merah Covid-19

jika pihak Moeldoko akan membawa keputusan Kemenkumham ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) justru akan kian menjadi sorotan.

"Kalau Pak Moeldoko cs ingin ke PTUN, akan timbul kelucuan, yang akan menggugat keputusan Kemenkumham, itu pasti Pak Moeldoko yang juga Kepala Staf Presiden, saya gak yakin apakah dia bisa jalankan tugasnya sebagai Kepala Staf Presiden secara full time," urai Andi Mallarangeng.

Andi Mallarangeng mengatakan jika langkah itu diambil maka akan menimbulkan konflik berkepanjangan.

Sehingga menurutnya, leih baik bikin partai baru atau berhenti.

"Kalau ini pasti akan menimbulkan konflik berkepanjangan, jalan keluarnya bikin partai baru atau berhenti sama sekali urusan ini fokus KSP," tambah Andi Mallarangeng.

Sebelumnya, Demokrat Kubu Moeldoko berencana mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) seteah keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menyatakan menolak permohongan pengesahan hasil kongres luar biasa (KLB) atas nama Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved