Sosok Inspiratif

Sempat Berpikir untuk Menyerah, Kisah Inspiratif GM Kopi Paman Kristonsen Tanuar (Bagian 2-habis)

Banyak jalan untuk mencapai kesuksesan, jika ragu dengan jalan yang akan di tempuh ada jalan lain yang dapat di pertimbangankan,

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Fifi Suryani
zoom-inlihat foto Sempat Berpikir untuk Menyerah, Kisah Inspiratif GM Kopi Paman Kristonsen Tanuar (Bagian 2-habis)
ISTIMEWA
General Manager Kopi Paman, Kristonsen Tanuar.

Saat ia berkeliling, karyawan nya menulis sesuatu yang membuatnya tersadar tentang sesuatu dan hingga ia memutuskan untuk melanjutkan usaha ia jalankan

"Saat saya pergi karyawan saya menuliskan. Hidup ini seperti film dimana tempat menjadi layar kaca tempat film ditayangkan, baik atau buruk film yang ditayangkan, engkau tetaplah pemeran utama dalam film tersebut, jika matamu sudah tertutup maka di situlah akhir dari film tersebut," jelasnya.

Melihat tulisan karyawannya, ia mulai mempertanyakan kepada dirinya sendiri lagi, kamu mau seperti apa Kris? Apakah hiudp seperti ini dan selesai? Atau kamu tetap menjalankan membentuk cerita yang bisa diceritakan di kemudain hari, kepada orang-orang?

Dengan pemikiran yang cukup panjang, dan mempertimbangkan banyak hal, menyerah bukanlah suatu keputusan dan ia memilih jalan yang kedua, ia berkeliling di dermaga Tungkal, Jambi dan lainnya. Setelah itu ia mulai kembali ke kantor, ia membawa penuh kepercayaan diri, dan mulai membahas perbaikan kesalahan, dan juga berbicara strategi.

"Saya berfikir jangan karena satu orang, semua terkena dampaknya, sedangkan ada karyawan lain yang bergantung kepada perusahaan yang juga harus difikirkan," ucapnya.

Ia mulai mengundang pihak BPOM, banyak hal yang dirubah, i perbaiki maupun ditambah.

Saat masalah demi masalah datang, peran ayah juga sangat berpengaruh di situasi tersebut, termasuk juga memberi support.

"Saya sempat bilang, saya akan menyerah dan papa mengatakan: di masa papa juga ada masalah, dimana pun kamu pasti menemukan masalah, jika kamu tidak menemukan masalah tiba-tiba kamu ketemu masalah besar kamu akan kalah, dan masalah membuat kamu besar," tambahnya.

"Dan mulai saat itu pula saya tidak meminta dihindarkan dari masalah, tetapi saya minta untuk dikuatkan."

Meskipun banyak masalah yang datang bertubi-tubi, rintangan yang dihadapi momen yang menyenangkan juga selalu beriringan dengan masalah.

Di antara momen yang menyenangkan dan membanggakan ialah ketika melakukan perjalanan bersama tim ke Padang, dan uang sudah dianggarkan tapi ternyata over budget. Selain itu juga, hal yang membuat nya merasa senang dan ada kepuasan pribadi tentang siapapun yang telah 15 tahun mendedikasikan diri akan diumrahkan.

"Saat berangkat ke Padang dengan tim, kita over budget,meskipun sudah dianggarkan, saya lihat teman-teman makan enak, saya hanya makan ubi rebus dan ketika pulang ke kantor lagi, itu juga menjadi cerita yang menyenangkan," lanjutnya.

"Dan juga di Kopi Paman ada dedikasi untuk teman-teman yg sudah 15 tahun, untuk diberangkatkan umrah, dan itu juga suatu kebanggan dan kepuasan buat saya pribadi, saya mengatakan kepada mereka terimakasih sudah 15 tahun mendedikasikan diri di perusahaan ini," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved