Berita Tanjab Timur
Selain Narkoba Kasus Ngelem Juga Menjadi Perhatian Pemerintah Kecamatan Mendahara
Camat mendahara Amri Juhardy mengatakan, kasus penyalahgunaan lem Aibon di wilayahnya marak terjadi pada anak-anak usia SD dan SMP beberapa tahun in
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
Selain Narkoba Kasus Ngelem Juga Menjadi Perhatian Pemerintah Kecamatan Mendahara
Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Maraknya ditemukan anak-anak yang menggunakan lem aibon untuk mabuk dengan cara dihirup, kondisi tersebut menjadi perhatian serius Kecamatan Mendahara. Minggu (28/3)
Camat mendahara Amri Juhardy mengatakan, kasus penyalahgunaan lem Aibon di wilayahnya marak terjadi pada anak-anak usia SD dan SMP dalam beberapa tahun terakhir.
"Pada 2020 ini pihak Kecamatan berhasil mengamankan satu kasus," ujarnya.
Menurutnya, penggunaan lem aibon kerap disalahgunakan oleh para remaja untuk mendapatkan sensasi nge-fly atau mabuk.
Hal ini patut diwaspadai dan menjadi kekhawatiran bagi seluruh pihak, terutama orangtua dalam mengawasi anak-anaknya karena dampaknya sangat besar bagi masa depan anak.
"Harga lem yang cukup terjangkau dan dijual bebas, membuat penyalahgunaannya oleh anak-anak makin marak," katanya.
Selain ngelem, penyalahgunaan narkoba juga mendapat perhatian serius oleh kecamatan Mendahara.
• Selain Antisipasi Sembako, Pemkab Tanjab Timur Juga Minta ke Pertamina Tambahan Kuota Gas LPG
• Kisah Mustari Affandi Kasat Pol PP, di Balik Layar Tugas Menertibkan Kota Jambi
• Nasib Kompol Anrisa Rosa Piliang Dimutasi ke Polda Jatim Usai Anak Buahnya Gerebek Kolonel TNI
Hal ini disebabkan kecamatan Mendahara menjadi salah satu wilayah yang telah dipetakan satresnarkoba polres Tanjung Jabung timur dalam peredaran narkoba.
"Untuk mengatasi hal tersebut, pihak kecamatan telah berkolaborasi dengan aparat setempat untuk melakukan patroli rutin guna meminimalisir kejadian tersebut," pungkasnya.