Jumat, 1 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Max Sopacua Sebut Ibas Terlibat Kasus Hambalang, Kamhar Lakumani: Terus Menerus Membangun Fitnah

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sumatera Utara (Sumut), Max Sopacua menyinggung korupsi Wisma Atlet Hambalang.

Tayang:
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
KOLASE TRIBUN JAMBI
Ibas Yodhoyono, Agus Yodhoyono, dan Moeldoko Foto: Kompas dan Tribunnnews 

TRIBUNJAMBI.COM - Max Spacua menyebut Nama putra kedua Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) itu disebut Max Spacua di Kasus Korupsi Hambalang.

Mantan Petinggi Demokrat, Max Sopacua menyinggung nama Ibas dalam kasus Korupsi Hambalang yang menjerat Anas Urbaningrum.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sumatera Utara (Sumut), Max Sopacua menyinggung korupsi Wisma Atlet Hambalang.

Baca juga: Pergoki Pasangan Remaja Berbuat Asusila di Kamar Mandi, Kakek ini Malah Setubuhi Sang Wanita

Baca juga: BREAKING NEWS Kumpeh Ulu Digegerkan Penemuan Mayat di Teras Warung

Baca juga: Gedung Perawatan VVIP RSUD Mattaher Ternyata Belum Bisa Digunakan Permasalahan Ini Terjadi

Pernyataan ini bermula dari pembicaraan mengapa Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang mengadakan konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021).

Kemudian, Max menyebut nama Anas Urbaningrum dan Ibas ketika membicarakan perihal kasus korupsi Hambalang.

"Anas Urbaningrum itu bagian yang tidak terlepas sekalipun beliau ditetapkan tersangka. Kalau kita menyampaikan, Pak Anas dapat berapa? Ibas dapat berapa? dan yang lain itu dapat berapa, itu panjang nantinya," ujar Max, di lokasi, Kamis (25/3/2021).

Yang pasti, lanjut Max, sejumlah orang yang terlibat kasus itu telah menjalani proses hukum.

Dia menyebut nama Andi Mallarangeng yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh, hingga Bendahara Umum Partai Demokrat Nazarrudin.

"Yang kita pertanyakan yang lain, yang tidak disentuh hukum. Itu persoalannya. Kalau ditanya kenapa kami konferensi pers di Hambalang, substansinya adalah kami tidak melupakan sejarah," kata Max.

Saat disinggung kembali soal siapa Sodik yang terlibat namun belum tersentuh hukum, Max mengatakan bahwa Ibas termasuk yang belum disentuh walaupun banyak saksi kasus korupsi Hambalang yang menyebut namanya.

"Ya masih Ibas sendiri belum diraba. Ibas sudah disebutkan saksi berapa banyak? Yulianis menyebutkan juga, yang masuk penjara kan kita tahu siapa saja," tandasnya.

Demokrat Meradang.

Menanggapi pernyataan Max Sopacua, Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani meradang.

Kamhar mengatakan pernyataan itu menunjukkan bahwa kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang tak memiliki niat baik terhadap Demokrat.

"Pernyataan Max Sopacua semakin menambah daftar bahwa mereka sama sekali tak punya niat baik terhadap Partai Demokrat yang secara terus menerus membangun fitnah, termasuk terhadap Mas Ibas," kata Kamhar kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved