Breaking News:

Berita Tanjab Barat

DAFTAR Desa dan Kelurahan di Tanjab Barat Yang Akan Dilalui Jalur Tol Jambi-Rengat

Enam desa dan satu kelurahan pada empat kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menjadi lintasan dalam proyek tol Jambi-Rengat

TRIBUNJAMBI/RULIANTO
Ilustrasi. Pembangunan Jalan Tol di Jambi. DAFTAR Desa dan Kelurahan di Tanjab Barat Yang Akan Dilalui Jalur Tol Jambi-Rengat 

DAFTAR Desa dan Kelurahan di Tanjab Barat Yang Akan Dilalui Jalur Tol Jambi-Rengat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Enam desa dan satu kelurahan pada empat kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menjadi lintasan dalam proyek pembangunan jalur tol Jambi- Rengat.

Hal ini diungkapkan Kabag Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat, Herman saat di konfirmasi, Jumat (26/3/2021).

Herman menyebutkan, setidaknya akan ada enam desa dan satu kelurahan yang di lalui dalam proyek pembangunan tol Jambi-Rengat.

Enam desa dan satu kelurahan tersebut berada di empat kecamatan. Kecamatan Muara Papalik itu melintasi di Desa Dusun Mudo.

Sementara itu, di Kecamatan Tungkal Ulu itu melintas di Desa Kuala Dasal, Kelurahan Pelabuhan Dagang, Desa Brasau dan Taman Raja.

Kemudian di Kecamatan Tebing Tinggi melintasi Desa Teluk Pengkah. Sementara di Kecamatan Batang Asam melintasi Desa Suban.

“Total ada enam desa dengan satu kelurahan pada empat Kecamatan di Tanjabbar,” ujarnya.

Kata Herman, pada saat ini yang dilakukan pihaknya adalah pengadaan tanah pada pendataan awal. Sementara untuk kewenangan pembangunan tol ini berada di Kementerian PU.

“Kalau kita kemarin di SK kan Gubernur pada tim pengadaan tanah. Jadi kita tim tanjabbar termasuk dalam tim pengadaan tanah itu, dan sudah penetapan lokasi itu,” ujarnya.

Sementara itu, proses yang saat ini tengah di lakukan setelah pendataan awal tersebut dilakukan pendataan oleh pihak BPN berkaitan dengan pengukuran tanah.

Empat Kecamatan di Kabupaten Tanjab Barat Bakal Dijadikan Jalur Lintasan Tol Jambi-Rengat

Mendongeng Hampir Terlupakan, PGMI UIN STS Jambi Luncurkan Pustaka Dongeng Digital

Perwira Polwan Malang Salah Gerebek Kolonel TNI AD di Hotel, Nasibnya Jadi Begini

Termasuk nantinya dengan pengukuran tanah di dapati data jumlah lahan masyarakat, perusahaan dan lainnya.

“Pendataan awal sudah dan sekarang lagi pendataan oleh BPN untuk pengukuran dan tanah tumbuh. Jadi sekarang BPN masih ukur, biar tau tanah masyarakat berapa, tanam tumbuh berapa luas, jenisnya apa dan umurnya berapa,” katanya.

“Nanti dari hasil pendataan itu berapa luas yang terdampak itu ada tim lagi yang kaji. Karena ganti rugi itu lain lagi timnya,” pungkasnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved