Breaking News:

Berita Muarojambi

Ada 204 Titik Tower di Muarojambi, Tiga Kecamatan dan Empat Desa Ini Masih Blank Spot

Diketahui di Kabupaten Muarojambi itu sendiri terdapat beberapa kecamatan dan desa yang belum memiliki sinyal atau blank spot.

Tribunjambi/Hasbi
Kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik Diskominfo Muarojambi Zuhri 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Seiring kemajuan teknologi saat ini, penggunaan jaringan internet di wilayah pelosok hingga desa di Kabupaten Muarojambi kian menjamur.

Namun di Kabupaten Muarojambi ini masih terdapat beberapa Kecamatan dan desa yang belum maksimal jaringan internet dan seluler.

Diketahui di Kabupaten Muarojambi itu sendiri terdapat beberapa kecamatan dan desa yang belum memiliki sinyal atau blank spot.

Baca juga: 53 Desa di Kabupaten Sarolangun akan Ikut Pilkades Juli Mendatang

Baca juga: Aksi Anya Geraldine Panjat Dinding Buat Netizen Heboh, Bodi Sang Selebgram Tampak Bawah Jadi Sorotan

Baca juga: Keutamaan Malam Nisfu Syaban Dosa Bisa Dihapuskan hingga Doa Diijabah

Seperti yang disampaikan oleh Kepala bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik Diskominfo Muarojambi Zuhri mengatakan.

"Di Muarojambi ini, ada tiga Kecamatan dan empat desa yang masih blank spot jaringan seluler, yaitu Kecamatan Kumpe Ilir, Desa Londran, Rondang, Manis Mato, Kecamatan Bahar Selatan, Desa Tanjung Lebar dan Kecamatan Jaluko Desa Danau Sarang Elang,"kata Zuhri Rabu (24/3/21).

Ia juga mengatakan, akibat dari blank spot di wilayah Kabupaten Muarojambi ini disebabkan masih minimnya jumlah tower jaringan internet yang disediakan provider.

Saat ini jumlah tower dari berbagai provider di wilayah Kabupaten Muarojambi sebanyak 204 titik.

Dari jumlah tower yang ada di Muarojambi saat ini, tentu masih kekurangan dan belum meratanya jangkauan jaringan internet dan seluler di 150 desa dan 11 Kecamatan di Muarojambi.

"Saat ini kami dari Diskominfo Kabupaten Muarojambi sedang mendata ulang titik koordinat dan merespon keluhan masyarakat melaui desa dan kecamatan, data yang kami terima nanti akan sampaikan Kementerian Kominfo pusat dan provider,"ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, rata rata wilayah blank spor itu memilki jangkauan yang jauh dan tidak begitu banyak penduduknya.

Menurutnya, untuk wilayah yang tidak masuk titik blank spot dan masih lemah jaringan bisa diusulkan penambahan jarak raduis, sehingga jaringan itu bisa maksimal.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved