Niat Remaja 16 Tahun Buang Janin Berujung Petaka Setelah Dipaksa Bercinta Dukun : Ayo Digarap

Dukun cabul itu menyebut awalnya bisa memindahkan janin berusia 5 bulan yang ada di perut ABG itu ke perut orang lain.

Editor: Heri Prihartono
Freepik.com
Ilustrasi Depresi dan Kecewa Niat Remaja 16 Tahun Buang Janin Berujung Petaka Setelah Dipaksa Bercinta Dukun : Ayo Digarap 

TRIBUNJAMBI.COM, MAGELANG - Seorang anak di bawah umur ini malah jadi pelampiasan bercinta seorang dukun cabul.

Remaja itu diketahui berulang kali bercinta dengan dukun cabul tersebut dengan modus pemindahan janin.

Dukun cabul itu menyebut awalnya bisa memindahkan janin berusia 5 bulan yang ada di perut ABG itu ke perut orang lain.

Karena terbujuk rayuan sang dukun cabul, si ABG dan orangtuanya pun setuju.

Diketahui bahwa ABG itu rupanya sedang mengandung anak di luar nikah.
Jadin di dalam perutnya usianya sudah mencapai lima bulan.

Karena tak ingin pendidikan anaknya terganggu karena hamil, orangtua korban pun memutuskan untuk datang ke dukun.

Niat memindahkan janin yang ada di perut sang anak berujung petaka.

Dilansir dari Kompas.com Senin (22/3/2021), dukun cabul itu berinisial SL, sementara ABG yang diduga jadi korban perbuatan asusila berinisial LM (16) asal Magelang, Jawa Barat.

Dalam menjalankan aksi bejatnya itu, SL memanfaatkan modus sanggup memindahkan janin.

SL merayu gadis belia itu bahwa ia memiliki kesaktian dalam ritual pemindahan janin.

Terungkap jika perbuatan asusila itu diduga dilakukan sebanyak tiga kali di rumah SL di Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah.

"LM disetubuhi kurang lebih tiga kali oleh SL di kamarnya, dengan dalih itu adalah ritual pemindahan janin," kata Waka Polres Kebumen, Kompol Arwansa melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (21/3/2021).

Usai perlakuan SL yang malah berbuat asusila, korban gadis di bawah umur tersebut mengalami trauma.

Salah satu perangkat desa setempat sempat melihat korban terlihat melamun di depan rumah tersangka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved