Berita Muarojambi
Kisah Seniman Seruling Asal Muarojambi Pernah Iringi Evi Tamala dan Imam S Arifin Dibayar Rp 25 Ribu
Bang Talip, inilah sapaan akrabnya, ia merupakan seniman seruling asal Kabupaten Muarojambi.
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
Kisah Seniman Seruling Asal Muarojambi Pernah Iringi Artis Dangdut Evi Tamala dan Imam S Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Abdul Mutalib atau lebih dikenal Bang Talip merupakan seniman seruling asal Kabupaten Muarojambi.
Bang Talip mampu membunyikan suara seruling sangat sangat merdu.
Bang talip ini juga memiliki kostum khas sebagian orang juga panggil ia bang haji kerena selalu menggunakan peci putih.
Ia dikenal memiliki talenta membunyikan seruling yang sangat merdu yang terbuat dari bambu dan peralon.
• Berada di Wilayah Pesisir, Pihak Kecamatan Kuala Jambi Fokus Antisipasi Kebakaran Pemukiman
• Delapan Travel di Bungo Siap Berangkatkan Jamaah Umrah, Syamsuri: Belum Ada Kepastian
• Pasca Kedatangan Menteri Sosial, Dukcapil Batanghari Cetak 91 Lembar Kartu Keluarga Buat SAD
Bang Talip memiliki kehobian membunyikan seruling sejak tahun 1985 silam.
Melalui kehobian dan kepasihan jari jemarinya memainkan notasi suara seruling, sehingga suara seruling yang berhasil ia lantunkan sangat merdu dan enak didengar.
Memiliki bakat itu, tak sedikit pula lagu dangdut yang bisa ia iringi dengan suara serulingnya yang merdu dan mendayu.
Beberapa waktu lalu,tribun berhasil wawancarai serta melihat bakatnya dalam membunyikan suara seruling dengan nada dangdut begitu merdu lantunan suara serulingnya.
Saat ini ia memiliki banyak koleksi seruling yang terbuat dari bambu dan peralon diirumahnya yang dibuatnya sendiri.
Di antara seruling yang menjadi vaforitnya ia yang terbuat dari bambu, karena memiliki suara yang lebih merdu dibandingkan peralon.
"Saya memiliki hobi main suling sejak tahun 1985 hingga sekarang, meskipun tak ada wadah tempat menyalurkan bakat saya, hampir setiap hari saya mainkan seruling dan saya bawa kemana saya pergi," kata bang Talip.
• Pasca Kedatangan Menteri Sosial, Dukcapil Batanghari Cetak 91 Lembar Kartu Keluarga Buat SAD
• CARA Dukung Septi di LIDA 2021, Duta Jambi yang Malam Ini Tampil di Konser Top 70 Live di Indosiar
• Detik-detik Remaja 17 Tahun Tewas Tercekik Setelah Nekat Lakukan Masturbasi Ekstrem
Bang Talip bilang, pada 1995 hingga 2000 sempat bergabung di sebuah group band di Muarojambi, salah satu personil bisa membunyikan seruling.
Nama, group bandnya waktu itu Rades group orkes melayu. Hingga saat ini group tersebut sudah lama vakum, dan lanjut bergabung ke tim kesenian Kabupaten Muarojambi.
Ia memiliki bakat bisa melantunkan suara seruling ini tidak memiliki guru yang mengajarinya, melainkan belajar secara otodidak hingga mengetahui notasi dan bisa mengatur pernapasan secara sendiri.
Menurutnya meniup seruling belum tentu bisa dilakukan semua orang, melainkan memiliki teknik tersendiri dan harus menggunakan notasi dan sistem pernapasan yang terlatih.
Dengan keahliannya bisa melantunkan suara seruling dengan merdu pernah ditawari manggung bersama artis dangdut untuk mengiringi suara seruling.
"Pada 1996 pernah iringi artis Evi Tamala di PT WKS dan Imam S Arifin di Bungo, untuk mainkan seruling," ungkapnya.
Waktu itu hanya mendapatkan bayaran Rp 25.000. Bayaran paling besar yang ia terima saat itu dibandingkan tampil di panggung biasa hanya di angkar Rp 2.500-5.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bang-talip2.jpg)