Breaking News:

Komunitas

Masa Pandmei, GMCL Hadirkan Metode Berburu Buku Bacaan PDF

Gerakan Mahasiswa Cinta Literasi (GMCL) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, yang dibangun pada akhir 2018 dengan menggunakan metode

ist
GMCL UIN STS Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gerakan Mahasiswa Cinta Literasi (GMCL) mengubah metodenya selama masa pandemi Covid-19 dengan metode berburu PDF.

GMCL UIN STS Jambi, yang dibangun pada akhir 2018 dengan menggunakan metode sharing buku bacaan.

Semenjak pandemi Covid-19, seluruh mahasiswa melaksanakan perkuliahan dengan metode daring, sehingga metode sharing buku GMCL tidak dapat dilanjutkan.

Baca juga: Tujuh Bulan Buron, Tahanan BNNP Jambi yang Kabur Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polresta Jambi

Baca juga: GMCL UIN STS Jambi, Tumbuhkan Minat Membaca dengan Situasi Menarik dan Tak Membosankan

Baca juga: Rizieq Shihab Dinilai Menghina Persidangan Karena Tak Mau Duduk Saat Sidang, Begini Sikap Hakim

Karena hal tersebut, GMCL juga mengubah metode nya, dari metode seharing buku bacaan menjadi metode berburu buku bacaan PDF.

"Karena metode sharing buku bacaan tidak dapat di lanjutkan, terhalang masa pandemi covid-19, agar kegiatan membaca GMCL tetap berjalan di ubah menjadi metode berburu buku bacaan PDF, yang tetap bisa di jalankan meskipun ditengah pandemi," jelas Basyariah Siregar selaku pendiri Gerakan Mahasiswa Cinta Literasi

Karena komitmen antar anggota dan keinginan yang kuat untuk terus melanjutkan kegiatan Gerakan Mahasiswa Cinta Literasi meskipun ditengah masa pandemi, para anggota GMCL berkumpul secara virtual.

"Yang sebelumnya kita berkumpul secara lagsung, sekarang secara virtual dengan berburu buku bacaan PDF dan ini metode yang paling efektif dimasa pandemi," tambah Jihanita selaku anggota.

Selama berburu buku bacaan versi PDF tidak ada kesulitan, hanya sedikit sulit menemukan buku bacaan versi PDF.

"Metode berburu buku bacaan PDF ini kesulitannya hanya sulit menemukan buku bacaan versi PDF saja, jika ada anggota yang dapat buku bacaan versi PDF lagsung di share dengan anggota lain," tutup Basyariah.

Ia juga mengatakan meskipun ditengah Pandemi bukan berarti kita tidak aktif dan kreatif terutama kita merupakan generasi muda penerus bangsa, membaca merupakan gudang ilmu, yang tidak boleh di tinggalkan, jika tidak menambah wawasan dengan membaca, kita sebagai generasi muda akan tertinggal.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved