Breaking News:

Berita Kota Jambi

Perbaikan Tiang Jembatan Batanghari I Terkendala Tingginya Muka Air Sungai Batanghari

Sedangkan bagian atas yang sudah  selesai Susep mengatakan seperti aspal, expantion joint, pengencangan baut...

Zulkifli
(Ol 3 Jumat) Perbaikan Tiang Jembatan Batanghari I Terkendala Tingginya Muka Air Sungai Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pekerjaan rehabilitasi jembatan Batanghari I kini sudah mencapai 70 persen. Item pekerjaan menyisakan perbaikan bagian tiang pancang jembatan yang mengalami kropos. 

Sementara pekerjaan bagian atas jembatan seperti pengencangan baut pergantian aspal, elestomer bearing (bantalan karet) dan pengecatan rangka telah rampung dikerjakan.

Pekerjaan multiyears sejak tahun 2020 ini sedianya selesai pada bulan Maret ini, akan tetapi karena tingginya air sungai beberapa bulan terakhir, maka, akan dilakukan perpanjangan kontrak. Direncanakan addendum ini pada April hingga September 2021 mendatang.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I melalui PPK 1.3 BPJN Ferry Hizkia Jonathan mengatakan, kegiatan yang tersisa yakni pekerjaan melapisi bagian bawah tiang pancang yang sudah keropos karena korosi dengan baja (coverplat). 

“Tak bisa dilakukan saat ini karena kedalaman air yang seharusnya 1,1 sampai 4,7 meter ternyata sekarang mencapai 6 Meter. Dan dari informasi BWSS tren air turun pada bulan Juni,” ujarnya, kepada Tribunjambi.com, Jumat (19/3/2021).

Menurut Ferry nantinya jika air turun dibawah 3 meter maka harus dikerjakan dan tak menunggu bulan Juni. “Rencana kalau air turun Juni mungkin sampai September. Tetapi jika turun sebelum juni maka bisa lebih cepat selesai pekerjaan,” tegasnya. 

Ditanya terkait apakah ada penalty terhadap pihak ketiga karena ada perpanjangan waktu ini, Ferry menyebut prinsip penalty (denda) jika kesalahan dari pihak rekanan. Namun untuk pekerjaan ini berbeda karena kondisi alam yang tak memungkinkan. “Pihak ketiga ini mau segera kerja tapi kondisi alam yang belum bisa,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan kontraktor pekerjaan dari PT.Mulia Permai Laksono, Susep Sugesti mengatakan pekerjaan bagian bawah jembatan tertunda akibat air sungai Batanghari tinggi akibat banjir air rob. Seharusnya pekerjaan pada Agustus 2020 hingga selesai pada Maret 2021.

 “Sekarang sedang proses surat-menyurat untuk perpanjangan waktu,” katanya.

Ia menyebut pihaknya tak bisa bermain dengan alam. Seperti risiko air tinggi yang terpengaruh pada jembatan. Sebab teknis pekerjaan menggunakan ponton, jika terbawa arus kena gelagar maka akan membahayakan jembatan. “Ini sebagai langkah antisipasi karena jembatan sebagai lalu lintas utama,” katanya.

Untuk pekerjaan tersisa nantinya ia menyebut seperti pengecetan bagian bawah dan pemasangan coverplat. 

Sedangkan bagian atas yang sudah  selesai Susep mengatakan seperti aspal, expantion joint, pengencangan baut, penggantian bantalan karet (elastomer), pengecetan.  Dari hasil pekerjaan ini sendiri, Susep menyebut jembatan tak kencang lagi bergetar seperti saat belum dilakukan rehab. 

“Getarannya tinggal sedikit karena menggunakan bantalan karet (elastomer),” pungkasnya. 
 

Baca berita lain terkait Kota Jambi dengan klik Berita Kota Jambi .

--

Baca juga: Kondom Sering Ditemukan di Sekitar Hotel Milik Artis Cynthiara Alona Jadi Hal Wajar Bagi Warga

Baca juga: Warga Sarolangun Bisa Mendaftar Penerimaan Anggota Polri 2021 Lewat Portal Panitia Polres Sarolangun

Baca juga: Pasangan yang Beradegan Panas di Hotel Bogor Sudah Miliki 26 Video, Sengaja Membuat untuk Dijual

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved