Pagar Beton yang Halangi Rumah Warga di Ciledug Akhirnya Dibongkar Pakai Eskavator

Pagar beton yang sempat viral karena menghalangi akses rumah warga Kota Tangerang akhirnya dibongkar, Rabu (17/3/2021) pagi.

Editor: Rohmayana
ist
Pagar beton yang sempat menghalangi akses rumah warga akhirnya dibongkar 

"Pada sertifikat tanah sebagaimana di sampaikan BPN bahwa tanah tersebut adalah jalan," katanya.

Baca juga: Asep Harus Panjat Tembok Pakai Tangga dan Kursi Karena Akses Rumah Ditutup Dinding Beton

Tanggapan Netizen

Kasus pemagaran rumah di Ciledug, Tangerang, telah membuat heboh publik.

Ibu-ibu mengenakan baju panjang terpaksa harus melewati pagar tembok tinggi yang dipasang pemilik tanah di kawasan <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/ciledug' title='Ciledug'>Ciledug</a> Tangerang. Wali Kota Tangerang perintahkan untuk dibongkar, netizen menyarankan agar pemilik tanah bernama Ruli menyumpangkan tanah untuk jalan warga dijamin pahalanya terus mengalir hingga mati.

Ibu-ibu mengenakan baju panjang terpaksa harus melewati pagar tembok tinggi yang dipasang pemilik tanah di kawasan Ciledug Tangerang. Wali Kota Tangerang perintahkan untuk dibongkar, netizen menyarankan agar pemilik tanah bernama Ruli menyumpangkan tanah untuk jalan warga dijamin pahalanya terus mengalir hingga mati. (Youtube Warta Kota Production)

Betapa tidak, seorang warga bernama Ruli, memagari tanah miliknya namun berakibat pada tertutupnya sebuah rumah lainnya.

Rumah tersebut persisnya rumah Melinda yang berlokasi di RT 004/RW 03 Jalan Akasia, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Yang bikin miris, Melinda dan keluarganya kini harus melewati tembok setiap harinya untuk beraktivitas.

Apalagi tembol tersebut dipasang kawat berduri.

Netizen mengecam ulah merugikan tetangga yang dilakukan Ruli.

Menurut Netizen, tanah yang disumbangkan untuk kepentingan publik pahalanya sangat besar.

Bahkan akan terus mengalir hingga sang pemilik meninggal dunia.

"Beramal pak sedekah tanah buat jalan utk warga,, bekal akhirat,,jgn bahilllll," tulis netizen di akun youtube Wartakotalive group tribunjambi.com

"Padahal tanah itu klo disedekahkan walaupun cuma buat jln pahala g habis habis amal jariahM," tulis netizen lain bernama bernama @CoeliWati.

"Justru hidup ini hrs berbuat baik sama tetangga... Krn mrkalah yg terdekat. Klau ada musibah, pasti tetangga dulu yg nolongin." Tulis Zakaria Yoga.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved